Bona Simanjuntak
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Menjalani laga kedua, Kamis (27/6) petang, PSPS tetap mematok target menang. Dengan tiga poin di kandang, akan menjadi motivasi penting guna menjalani laga away pekan berikutnya.
Bermain di Stadion Rumbai, PSPS akan meladeni Persiraja. Meski bermain di depan suporter sendiri tetap tidak bisa menganggap enteng lawan. Artinya, jangan sampai terulang kembali hasil negatif ketika menjamu PSMS Medan pada laga perdana.
“Kami harus mendapatkan 3 poin mengingat kemarin PSPS kehilangan poin mengahadapi PSMS Medan,” ujar Pelatih Askar Bertuah, Bona Simanjuntak kepada Riau Pos, Rabu (26/6).
Meski terganggu masalah finansial PSPS, tim pelatih yang dipimpin Bona Simanjuntak tetap akan maksimal. Apalagi pada laga perdana PSPS vs PSMS Medan, PSPS hanya kalah dengan skor tipis 2-3 di Stadion Rumbai, Sabtu (22/6).
Menghadapi Persiraja petang ini, Bona Simanjuntak tak banyak melakukan perubahan komposisi. Formasi 4-3-3 kembali diterapkan. Dani M akan dimainkan sebagai ujung tombak di depan didampingi Riki S dan Fahri. Sedangkan, tiga gelandang akan dimainkan Gulit, Kevin dan Fadau.
Sementara empat bek untuk menghalau serangan lawan adalah Danil, Hidayat, Eriyanto dan Dendi Sembiring. Sementara, di bawah mistar PSPS tetap akan mengandalkan Hanafi.
“Untuk antisipasi menghadapi Persiraja kita akan bermain maksimal mengejar poin penuh. Mencetak gol. Secara permainan kita tidak mengetahui secara pasti seperti apa Persiraja. Namun kita tetap beranggapan Persiraja adalah tim yang bagus,” ucapnya.
Tim tamu, Persiraja mengaku sudah siap menjalani pertandingan menghadapi PSPS Riau sore ini. “Siap mengikuti pertandingan. Dan akan berusaha meraih poin penuh menghadapi PSPS Riau,” ujar Pelatih Persiraja, Hendri Susilo.(dof)
Antrean panjang BBM terjadi di Bengkalis. Warga harus menunggu berjam-jam akibat stok terbatas dan tingginya…
Wali Kota Pekanbaru tinjau progres tol dan usulkan nama pendiri kota untuk pintu tol. Proyek…
RS Unri terima penghargaan dari Pemko Pekanbaru dan siap memperkuat layanan darurat melalui dukungan penuh…
Jukir di Pekanbaru diamankan setelah memungut tarif parkir Rp15 ribu. Dishub langsung memberi sanksi tegas…
Lebih dari 14 ribu siswa SMP di Pekanbaru mulai mengikuti TKA. Ujian ini tidak menentukan…
Kakek di Rohil ditangkap polisi, diduga cabuli cucu 14 tahun, kasus gegerkan masyarakat.