singkirkan-unggulan-dari-malaysia-febriana-amalia-terkejut
DENPASAR (RIAUPOS.CO) – Ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi, mengaku terkejut bisa menyingkirkan salah satu unggulan Indonesia Open 2021, Kamis (25/11/2021).
Febriana/Amalia lolos ke perempat final setelah menumbangkan ganda Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan yang merupakan unggulan kedelapan dalam rubber game, 14-21, 22-20, 21-17.
Dikutip dari situs BWF, Febriana mengaku tidak menyangka bisa menghentikan Tan/Thinaah dalam permainan berdurasi 81 menit itu.
"Kami sangat terkejut. Ini seperti, wah," ujar Febriana.
"Setelah kami kalah pada gim pertama, kami tahu kami harus bangkit dari titik nol," ucap Febriana menambahkan.
Meski senang bisa mencapai perempatfinal, Febriana mengaku tidak ingin terlalu terlena dengan kemenangan tersebut.
"Kami senang dengan kemenangan ini, tetapi kami tidak ingin terlalu percaya diri," kata Febriana.
Komentar senada dilontarkan Amalia yang senang dengan kemenangan atas salah satu unggulan turnamen ini. Menurut Amalia, dia dan Febriana tidak memiliki target khusus di Indonesia Open 2021. Satu-satunya harapan adalah bermain maksimal dalam setiap pertandingan.
"Itu menuntut secara fisik dan kami tidak ingin berpikir terlalu jauh dengan sebuah target, tetapi kami akan pergi ke pertandingan berikutnya dengan keinginan melakukan yang terbaik. Kami juga ingin menikmatinya," tutur Amalia.
Pada babak perempatfinal nanti, Febriana/Amalia akan kembali berhadapan dengan unggulan Indonesia Open lain, Nami Matsuyama/Chiharu Shida dari Jepang. Matsuyama/Shida merupakan unggulan keempat Indonesia Open tahun ini.
Sumber: BWF/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menggelar fun walk dalam rangka Dies Natalis ke-4 Tahun 2026 sebagai…
Sebanyak 50.681 peserta PBI JKN di Rohul yang dinonaktifkan sejak Februari 2026 mulai direaktivasi melalui…
Renovasi jembatan gantung di Tanjung Betung yang didukung Polri diharapkan memperlancar mobilitas warga dan menjadi…
PBBDD berhasil mengumpulkan 1.899 kantong darah dalam baksos donor darah di Pekanbaru, melampaui target untuk…
Insiden turis berbikini di Danau Rusa disorot tokoh adat Kampar yang mendesak pemerintah daerah memperjelas…
Satgas penertiban kabel FO telah dibentuk Pemko Pekanbaru. DPRD menunggu aksi nyata agar kota tidak…