Striker Persemai Dumai FC Zulhairi mencoba melewati pemain Pekanbaru FC dalam laga Liga 4 Zona Riau 2024/2025 di Stadion Unri, Jalan Binawidya Pekanbaru, Selasa (25/2/2025).
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tiga favorit juara Liga 4 Zona Riau yakni Persemai Dumai FC, Pekanbaru FC, dan Wahana FC menjalani pertandingan ke-11, Selasa (25/2).
Hasilnya, Persemai bermain imbang tanpa gol saat bertemu Pekanbaru FC di Stadion Kampus Unri Jalan Binawidya Pekanbaru dan Wahana FC dikalahkan Perfisi Fisip UR dengan skor 2-1.
Dengan hasil ini maka Persemai semakin kokoh di puncak klasemen dengan nilai 26. Unggul satu poin atas Wahana FC yang berada di posisi kedua dengan 25 poin. Sedangkan Pekanbaru FC tergeser ke posisi tiga dengan 23 poin.
Hasil ini disambut gembira manajemen Persemai. Pasalnya, Fajar Handika dkk hanya perlu hasil imbang di laga terakhir melawan Wahana FC untuk memastikan gelar juara Liga 4 Zona Riau 2024-2025.
“Alhamdulillah, kami melanjutkan tren positif di putaran kedua ini, sekaligus memperbesar kans menjadi juara Riau. Kami hanya perlu hasil imbang di laga terakhir. Tapi, kami tetap akan tampil maksimal untuk meraih kemenangan,” ujar Manajer Persemai Dumai Fatoni Widagdo, Selasa (25/2).
Sementara itu, hasil ini membuat kans Pekanbaru FC menjadi juara tertutup. Pasalnya, dengan sisa satu laga, Pekanbaru FC tak bisa menggeser Persemai maupun Wahana FC yang saling bertemu di laga terakhir.(das)
Monyet yang ditangkap usai menyerang warga Tembilahan negatif tiga penyakit zoonosis, tetapi masih menjalani observasi…
Rezita Meylani menggugat cerai Yopi Arianto di PA Rengat. Proses mediasi berlangsung, namun belum menghasilkan…
Kuansing mendapat tambahan dana Rp70 miliar dari Kemenkeu. Dana diprioritaskan untuk gaji ASN, PPPK, dan…
Kebakaran menghanguskan 290 bilik santri Ponpes Syekh Burhanuddin Kampar. Pemkab bergerak cepat mendirikan tenda dan…
Ratusan mahasiswa dan petani kelapa menggelar aksi di Kantor Bupati Inhil. Mereka mendesak pemerintah memperjuangkan…
Penerima bansos di Siak menurun pada triwulan III. Dinsos menyebut pindah, pinjol hingga judol sebagai…