Categories: Olahraga

Qinwen Tembus Semifinal

MELBOURNE (RIAUPOS.CO) – Petenis unggulan ke-12 Zheng Qinwen tampil pantang menyerah selama 2 jam 20 menit demi menumbangkan Anna Kalinskaya dengan skor 6-7(4), 6-3, 6-1 di perempatfinal Australia Open, Kamis (25/1).

Petenis yang lolos ke perempatfinal grand slam pertama dalam kariernya di AS Open musim lalu, memenangkan sepuluh dari 11 game terakhir demi menjadi petenis putri Cina ketiga yang melenggang ke semifinal grand slam. Ia mengikuti jejak langkah mantan petenis yang memenangkan dua gelar grand slam, Li Na yang memenangkan Australian Open musim 2014 dan petenis yang lolos ke semifinal grand slam sebanyak dua kali, Zheng Jie.

Kemenangan tersebut juga menjamin petenis berkebangsaan Cina akan debut di peringkat 10 besar pada pekan depan setelah Australia Open dan menjadi petenis putri kedua yang menorehkan pencapaian tersebut setelah Li. Bulan lalu ia terpilih menjadi Most Improved Player of the Year setelah memenangkan dua gelar turnamen WTA pada musim 2023, yaitu di Palermo dan Zhengzhou.

Di laga yang mempertemukan semifinalis pertama di grand slam, petenis unggulan ke-12 akan bertemu qualifier asal Ukraina, Dayana Yaastremska.

Zheng dan Yastremska masing-masing menjadi petenis ketujuh dan kedelapan kelahiran tahun 2000 atau setelah itu yang melenggang ke semifinal grand slam, bergabung dengan Amanda Anisimova, Bianca Andreescu, Iga Swiatek, Emma Raducanu, Leylah Annie Fernandez, dan Cori Gauff.

Terakhir kali laga antara semifinalis pertama di grand slam terjadi di Wimbledon musim 2022 ketika Ons Jabeur mengalahkan Tatjana Maria.

Sementara hal tersebut terakhir kali terjadi di Australia Open pada musim 1996 ketika Anke Huber mengandaskan Amanda Coetzer.

“Saya kehilangan set pertama dan itu benar-benar menyulitkaan. Ia bermain dengan benar-benar mengagumkan. Itu pertandingan yang sangat sengit. Begitu emosional. Itu lebih dari sekadar pertandingan tenis di lapangan,” ungkap Zheng.

“Di awal set pertama, saya hanya berpikir terlalu banyak. Itulah mengapa saya kalah di set pertama, karena saya mendapatkan peluang break di awal. Lalu, saya tidak mampu mempertahankan servis saya. Tentu itu juga menjadi salah satu kendala saya. jadi, ketika saya kalah di set pertama, saya berusaha mengatakan kepada diri saya sendiri, ‘Tetap fokus. Jangan berpikir terlalu berlebihan. Hanya fokus dengan saat ini’.”

“Saya merasa benar-benar gembira bahwa saya bisa mengubah hal itu dan akhirnya memenangkan pertandingan.”(eca)

Laporan JPG, Melbourne

Redaksi

Recent Posts

Tanpa Konflik, PTPN IV PalmCo Pulihkan 223 Hektare Aset Negara

PTPN IV PalmCo berhasil pulihkan 223 hektare aset negara lewat pendekatan humanis tanpa konflik, sekaligus…

6 jam ago

Daihatsu Gran Max Tampil di GIICOMVEC 2026, Jadi Andalan Pelaku Usaha

Daihatsu tampil di GIICOMVEC 2026 dengan Gran Max multifungsi sebagai solusi mobilitas dan pendukung usaha…

7 jam ago

IMA Pekanbaru Satukan Member Lewat Halalbihalal dan Program Baru

IMA Pekanbaru gelar halalbihalal sekaligus realisasikan program arisan untuk memperkuat silaturahmi dan kolaborasi antaranggota.

7 jam ago

Ratusan Dapur Beroperasi, Program MBG Jangkau 1,5 Juta Warga Riau

Program MBG di Riau telah menjangkau 1,5 juta warga. Selain meningkatkan gizi, program ini juga…

7 jam ago

Pemilihan RT/RW di Pekanbaru Hampir Tuntas, Pelantikan Segera Digelar

Pemilihan RT/RW di Pekanbaru hampir selesai. Pemko siapkan pelantikan serentak usai masa sanggah untuk menjamin…

8 jam ago

Dentuman DJ Ganggu Warga, Pedagang Kuliner Malam Ditegur

Satpol PP Pekanbaru menegur pedagang kuliner malam yang memutar musik DJ karena dinilai mengganggu kenyamanan…

8 jam ago