DUKUNG TIM: Mitman, suporter Mitra Kukar saat mendukung tim kesayangannya.
TENGGARONG (RIAUPOS.CO) — Tidak banyak waktu yang dimiliki skuat Mitra Kukar sebelum bersua PSIM Jogjakarta, Rabu (26/6). Abdul Gamal dkk hanya memiliki waktu efektif selama dua hari.
Dalam waktu yang cukup singkat itu, jajaran pelatih dituntut bekerja ekstra-keras. Selain evaluasi taktik, fisik pemain tidak luput dari pantauan pelatih.
Menurut pelatih fisik Naga Mekes Asep Suryadi, kondisi fisik pemainnya sebenarnya tidak begitu buruk. Namun, tidak pula bisa disebut dalam kondisi puncak.
“Untuk bermain dengan ritme cepat memang butuh fisik prima. Pemain sebenarnya dalam kondisi bagus, tapi memang tim ini belum sepenuhnya padu,†ungkap alumnus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung, tersebut.
Dengan waktu dua hari, Asep mengatakan akan memperbaiki seluruh aspek yang diperlukan. Termasuk fisik. Tapi di sepak bola modern, Asep menyebut, latihan fisik tidak melulu harus berlari tanpa bola. Justru latihan fisik saat ini lebih banyak melibatkan pemain di dalam game.
“Bermain bola adalah latihan fisik, artinya dengan berlatih taktik dengan intensitas tinggi pun fisik pemain akan meningkat. Kami akan maintenance dengan sungguh-sungguh di sisa waktu yang ada ini,†pungkas Asep.(don/jpg)
Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru mendesak pengelola SPBU untuk aktif mengatur antrean bio solar yang meluber…
Rumah milik Camat Merbau Wan Jumiati di Jalan Rambutan, Kelurahan Teluk Belitung, hangus terbakar pada…
Dinas PMPD Kabupaten Rokan Hulu mengingatkan panitia Pilkades serentak di 54 desa untuk menjaga netralitas…
DLHK Kota Pekanbaru menurunkan tim ke sejumlah kecamatan guna menelusuri sumber bau menyengat menyerupai gas…
Polres Pelalawan menetapkan oknum guru berinisial HS sebagai DPO atas dugaan kejahatan seksual terhadap murid…
Prof Yesi Mutia Basri SE MSi Ak CA PhD resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang…