tokyo-tolak-london-host-pengganti-olimpiade
TOKYO (RIAUPOS.CO) — Di luar Cina, Jepang menjadi salah satu negara yang masih dalam status mengkhawatirkan dalam kasus persebaran virus korona selain Korea Selatan.
Perkembangan tersebut terus menjadi perhatian panitia Olimpiade Tokyo 2020. Untuk mengantisipasi persebarannya lebih jauh, kemarin panitia memutuskan menunda program pelatihan bagi para relawan.
Namun, panitia juga menekankan, sampai saat ini tidak ada pertimbangan sama sekali untuk menunda Olimpiade yang bakal start pada 24 Juli tersebut. "Semestinya dijadwalkan pekan ini," tulis pihak panitia dalam rilis resmi yang diterima AFP. Tentu saja penundaan itu bisa berdampak buruk pada persiapan penyelenggaraan.
Nanti perubahan jadwal pelatihan diinformasikan secara langsung kepada tiap-tiap relawan. Pihak panitia juga memastikan bakal terus melakukan evaluasi untuk setiap acara. Itu dilakukan untuk menyesuaikan dengan kondisi terkini terkait virus korona. "Kami akan membahasnya kasus per kasus," tambah panitia.
Gubernur Tokyo Yuriko Koike Jumat lalu sudah tegas menolak proposal yang diajukan salah seorang calon wali kota London Shaun Bailey. Dalam proposal itu Bailey menyatakan, London siap menggantikan Tokyo menggelar Olimpiade tahun ini jika diperlukan.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal
Pemkab Kuansing berkomitmen mengubah bekas lahan tambang menjadi pertanian produktif demi mendukung IP 200 dan…
Pemkab Siak menandatangani komitmen manajemen talenta ASN bersama BKN untuk memperkuat sistem merit dan menempatkan…
Tumpukan limbah kayu mencemari Sungai Bukit Batu Bengkalis. Warga khawatir dampak lingkungan dan mendorong penyelesaian…
Penerapan UMK 2026 di Meranti dinilai belum optimal. Pemkab pun menyiapkan Perbup sebagai aturan teknis…
PSMTI Riau akan menggelar Musprov V akhir pekan ini di Pekanbaru untuk memilih ketua definitif…
Sebanyak 424 KK miskin ekstrem di Pekanbaru menerima bantuan tunai Rp900 ribu untuk tiga bulan…