Ketua KONI Riau Iskandar Hoesin memberi arahan dan motivasi kepada atlet senam Riau untuk PON Aceh-Sumut yang berlatih di Hall Senam Sport Center Rumbai, Pekanbaru, Selasa (23/7/2024). ( DOFI ISKANDAR/RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau bersama dengan pengurus meninjau atlet senam saat menjalani training center di Sport Center Rumbai, Pekanbaru, Selasa (23/7).
Atlet senam yang tengah menjalani TC penuh tersebut tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut pada September mendatang.
Ketua Umum KONI Riau Iskandar Hoesin berharap agar atlet terus giat berlatih sehingga bisa mendapatkan hasil yang maksimal pada ajang PON Aceh-Sumut mendatang. “Secara visual meyakinkan, tetapi bagaimana hasilnya kita belum tahu kan. Kita berharap minimal dapat 5 medali emas di senam. Dan mudah-mudahan bisa lebih,” ujar Iskandar.
Sebagai salah satu cabor unggulan, senam telah memetakan nomor-nomor yang manjadi incaran untuk meraih medali emas di ajang PON Aceh-Sumut. Peluang diharapkan dapat diraih dari all round, baik beregu maupun di individual.
Pelatih Senam Riau Ahmad Markos mengatakan, di PON Aceh-Sumut senam Riau akan menurunkan empat pesenam artistik putra, satu pesenam artistik putri dan satu pesenam ritmik putri untuk kategori artistik putra akan turun full team di semua alat baik tim maupun individual.
Sementara artistik putri hanya turun di 4 alat individual, Markos mengaku sejauh ini untuk di nomor perorangan putra yang menjadi andalan khususnya di palang tunggal, kuda lompat dan kuda pelana.
“Progresnya di 88 persen dengan waktu yang ada jajaran pelatih akan memperhalus eksekusi gerakan akhir sehingga di harapkan nanti, ya saat pertandingan nanti atlet tampil dengan performa puncak dan merah hasil maksimal. Sesuai dengan apa yang kita harapkan semua,” ujar Ahmad.
Sementara itu, Ketua Persani Riau Novilia mengaku optimistis para pesenam Riau mampu memperoleh hasil membanggakan di ajang PON Aceh-Sumut nanti.
Pihaknya menargetkan raihan lebih tinggi di banding hasil Di PON Papua lalu yang finis dengan 3 emas, 4 perak dan 3 perunggu.
Disinggung mengenai persaingan di PON, Markos mengaku pesenam Jawa Timur, DKI Jakarta, Sumatera Selatan dan Lampung patut diwaspadai, mengingat saat kejurnas Pra PON di Surabaya 2023 lalu kemampuan atletnya lumayan bagus.(eca)
Laporan DOFI ISKANDAR, Pekanbaru
Kemenag, Baznas, dan BPJS Ketenagakerjaan beri perlindungan JKK dan JKM bagi dai 3T di Riau…
Pemko Pekanbaru targetkan 5.000 warga ikuti Petang Belimau, lepas 10.000 bibit patin di Sungai Siak…
Pemuda Padel resmi hadir di Pekanbaru dengan lima lapangan standar internasional dan program latihan bersama…
JNE rayakan Imlek 2577 dengan barongsai, bagi angpau, dan promo ongkir hingga 77 persen, termasuk…
Honda Bikers Fun Motour Camp 2026 di Kampar diikuti 100 bikers Hobiku, padukan touring, camping,…
BPJS Kesehatan keluarkan Rp50,2 triliun untuk 59,9 juta kasus penyakit kronis sepanjang 2025, jantung tertinggi.