Categories: Olahraga

SEJARAH ATALANTA

DUBLIN (RIAUPOS.CO) – Atalanta menjadi kampiun Liga Europa. Di final, mereka mengalahkan Bayer Leverkusen dengan skor 3-0.

Ademola Lookman menjadi pahlawan kemenangan La Dea, julukan Atalanta. Penyerang sayap Nigeria itu memborong seluruh gol Atalanta.

Ia membuka keran golnya di menit ke-12 lewat tembakan keras kaki kiri. Lookman kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-26 dengan tendangan keras kaki kanan sebelum memastikan hat-trick pada menit ke-75.

Bagi Ataanta, ini adalah gelar pertama mereka di Eropa dan menjadi terbesar dalam sejarah klub Bergamo itu. Makanya, sang pelatih, Gian Piero Gasperini menyebut ini momen bersejarah yang besar bagi Atalanta.

“Saya pikir kami menulis sejarah, juga atas cara kami memenangkannya. Sungguh luar biasa.
Kami mengalahkan Liverpool dan Sporting, yang memenangkan kejuaraan” kata gasperini di situs UEFA.

“Saat kami menghadapi Liverpool, mereka menjadi yang pertama di Liga Premier. Dan sekarang juara Jerman. Luar biasa! Penampilan mereka luar biasa,” lanjutnya.

Ademola Lookman, Pemain Terbaik Pertandingan, berbicara kepada TNT Sports menjadi sosok
yang paling bahagia atas keberhasilan mereka meraih trofi besar.

“Ini adalah salah satu malam terbaik dalam hidup saya. Itu adalah penampilan luar biasa dari tim. Kami berhasil, fantastis. Saya senang kami menang. Kami membuat sejarah malam ini,” ujarnya. Kekalahan Bayer Leverkusen bukan hanya gagal juara, hasil ini juga mengakhiri rekor tak terkalahkan Leverkusen.

Sebelumnya, juara Bundesliga itu melewatkan 51 pertandingan di semua kompetisi tanpa satu pun kekalahan. Dan Xabi Alonso, pelatih Leverkusen mengakui mereka memang pantas kalah di Dublin Arena.

“Mereka adalah tim yang lebih baik. Ini adalah konsekuensi dari hal hebat yang telah dilakukan Gasperini. Atalanta sangat berani. Mereka tidak keberatan berada dalam situasi satu lawan satu,” kata Alonso di situs UEFA.

“Saat kami memiliki sedikit peluang untuk berlari, mereka bertahan dengan sangat baik. Mereka telah melakukannya selama bertahun-tahun. Mereka adalah tim yang spesial. Biasanya kami mendapatkan posisi yang lebih baik dengan permainan kami, tetapi hari ini kami tidak bisa melakukannya,” lanjutnya.(amr/eca)

Laporan JPG, Dublin

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

APBD Rohul 2025 Terserap 92,87 Persen, Pemkab Kembali Raih WTP ke-10 Berturut-turut

Pemkab Rohul mencatat realisasi APBD 2025 sebesar Rp1,9 triliun atau 92,87 persen dan kembali meraih…

1 hari ago

Dari Semak Belukar Jadi Kebun Herbal, Mahasiswa FK Unri Hadirkan Program Lentera TOGA

Mahasiswa FK Unri mengubah lahan kosong di Teluk Makmur, Dumai, menjadi kebun TOGA produktif untuk…

1 hari ago

Tak Lolos SMAN/SMKN? Disdik Riau Siapkan 2.179 Kursi Gratis Lewat Jalur BOSDA Afirmasi

Disdik Riau mengumumkan 70.616 peserta lulus SPMB 2026. Bagi yang belum diterima, tersedia 2.179 kursi…

1 hari ago

Pemko Pekanbaru Kejar Target, Perbaikan Jalan Rusak Tahun Ini Ditargetkan Tembus Lebih dari 42 Km

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 km pada 2026, disertai pembangunan drainase…

1 hari ago

Buron 3 Tahun, DPO Kasus 15 Kg Sabu di Bengkalis Akhirnya Ditangkap Polisi

Buron 3 tahun kasus 15 kg sabu di Bengkalis berinisial A (48) akhirnya ditangkap Polres…

1 hari ago

Idris Resmi Dilantik Jadi Anggota PAW DPRD Kampar, Gantikan Irwan Saputra

DPRD Kampar melantik Idris sebagai anggota PAW Fraksi PAN untuk sisa masa jabatan 2024–2029 dalam…

1 hari ago