Humas Unilak For Riau Pos FOTO BERSAMA: Tim beregu putra sepaktakraw Riau foto bersama ofisial sebelum bertanding, Ahad (22/9/2019).
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Mahasiswa Universitas Lancang Kuning (Unilak) berkontribusi buat Riau di Pekan Olahraga Mahasiwa (Pomnas) XVI di Jakarta, 14-26 September 2018. Sabtu (21/9), mahasiswi Unilak Ananda Treciel Vanessae menyumbangkan medali emas buat Kontingen Riau di Stadion Aquatic Senayan, Jakarta. Tak hanya itu, satu perunggu juga disumbangkan mahasiswa Unilak di cabang sepaktakraw putra.
Mahasiswi Fakultas Ilmu Budaya Unilak Riau ini meraih emas nomor 100 meter gaya dada putri. Hasil ini sekaligus mempertahankan tradisi emas yang diraih di nomor yang sama pada Pomnas sebelumnya. Vanessae mengungguli Felicia Angelica dari Banten dan Halimahtus Sadiah dari Lampung yang meraih perak dan perunggu.
Medali emas ini meruapakan medali emas perdana Riau di Pomnas tahun ini. Vanessa pun bersyukur atas prestasi yang diraih ini. ‘’ Terimakasih juga saya ucapkan kepada keluarga, pelatih, kampus Unilak, serta Bapomi Riau yang telah mendukung secara penuh sehingga saya berhasil mendapatkan medali emas ini dengan catatan waktu 01.11.53,’’ ujarnya, Ahad (22/9).
Keberhasilan ini disambut dengan sangat gembira oleh Wakil Rektor III Universitas Lancang Kuning Dr Eddi Asnawi sekaligus Ketua Kontingen Riau yang mendampingi selama di Jakarta. ‘’Semoga ini memotivasi atlet lainnya untuk menyumbangkan medali buat Riau di Pomnas kali ini,’’ ujarnya.
‘’Alhamdulillah ini prestasi yang sangat membanggakan bagi Riau khususnya bagi kampus Unilak. Vanessae menjadi kebanggaan Riau dan juga kebanggan Kampus Unilak,’’ katanya.(das)
Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…
Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…
Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…
Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…
Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…