Categories: Olahraga

Lintasan Berkuda Berkelas Internasional Akan Dibangun di Pekanbaru

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sebentar lagi Kota Pekanbaru dan Riau akan memiliki kawasan olahraga berkuda terpadu dengan lintasan pacu berkelas internasional. Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Provinsi Riau segera membangun gelanggang berkuda tersebut.

Ketua Umum Pengprov Pordasi Riau, Ir H Marjoni Hendri MTr IP mengatakan hal itu  dalam pada pembukaan Musyawarah Kota (Muskot) Pordasi Pekanbaru di Hotel  Premier, Pekanbaru, Senin (21/3/2022) malam.

''Jika rencana ini terwujud, inilah kawasan  dan track berkuda berkelas internasional pertama di Indonesia,'' kata Marjoni.

Muskot Pordasi Pekanbaru dibuka oleh Asisten  II Setda Kota Pekanbaru, Ir Hj  El Sabrina MP mewakili Wali Kota Pekanbaru. Hadir Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Tengku Aswendi dan Ginda Burnama, Ketua KONI Pekanbaru Anis Murzil serta Ketua Pengprov Pordasi Sumut Tarigan.

Dalam Murkot tersebut, Ginda Burnama terpilih untuk menahkodai Pordasi Riau periode 2022-2026. Ginda terpilih secara aklamasi.

Menurut Marjoni, pihaknya sudah menyediakan lahan seluas 50 hektare di Kelurahan Rantau Panjang, Kecamatan Rumbai Barat, Pekanbaru. Bekerja sama dengan Dr dr Zulmaeta Sp OG Datuak Rangkayo Basa –dokter ahli yang hobi berkuda– lahan tersebut kini sedang dikerjakan.

Dikatakannya, di kawasan itu akan dibangun lintasan (track) pacu kuda berkelas internasional. Juga akan dibangun tribun terbuka dan tribun tertutup. Selain itu, akan dibangun anjungan-anjungan untuk 34 Pengprov Pordasi seluruh Indonesia.

''Setiap provinsi akan punya anjungan dan kawasan tersendiri untuk memelihara kuda sekaligus kandangnya. Jadi tak perlu setiap saat membawa kudanya ke Pekanbaru,'' papar Marjoni yang juga Ketua Harian IKMR Provinsi Riau itu.

Di samping itu, sarana pendukung lainnya seperti pemondokan, rumah ibadah, dan tempat rekreasi lainnya juga akan dibangun.

''Kawasan ini tidak hanya untuk berkuda, tapi juga akan menjadi kawasan wisata dan rekreasi bagi masyarakat,''  jelas Marjoni.

Dengan terbentuknya kawasan olahraga berkuda terpadu tersebut diharapkan membawa efek luas  kepada masyarakat sekitar dan Kota Pekanbaru. Terutama  mengangkat ekonomi masyarakat setempat.

Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Aktivitas Tambang Ilegal Dibongkar, Lima Rakit PETI Dibakar Polisi

Polsek Kuantan Mudik menertibkan PETI di areal PT KTBM dan memusnahkan lima rakit tambang ilegal…

8 jam ago

Bengkalis Usulkan 5 Lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi, Kecamatan Ini Jadi Sorotan

Pemkab Bengkalis mengusulkan lima lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dengan konsep pendidikan terpadu bertaraf internasional.

8 jam ago

Keluhan Warga Meningkat, Wabup Rohul Minta PLN Benahi Pasokan Listrik

Wabup Rohul meninjau UPTD PAB Ujungbatu dan meminta PLN segera menstabilkan pasokan listrik demi layanan…

8 jam ago

3.000 Peserta dan 12 Mobil Hias Semarakkan Pawai Waisak di Pekanbaru

Pawai Waisak di Pekanbaru berlangsung meriah dengan 3.000 peserta dan 12 mobil hias meski sempat…

10 jam ago

Kasus Sadis Sopir Truk Minyakita di Pekanbaru Terungkap, Rekan Kerja Jadi Otak Pelaku

Polisi mengungkap kasus pembunuhan sopir truk Minyakita di Pekanbaru. Rekan kerja korban diduga menjadi otak…

11 jam ago

Jalan Pasar Modern Telukkuantan Mulai Diperbaiki, Warga Sambut Gerak Cepat PUPR

PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.

1 hari ago