Categories: Olahraga

Ranking Maria Sharapova Anjlok ke Nomor 350 Dunia

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Dari sektor tunggal putri, kabar sedih datang dari mantan ranking pertama dunia Maria Sharapova. Petenis Rusia itu langsung angkat koper di babak pembuka grand slam Australia Terbuka 2020.

Masha, sapaan akrab Sharapova, gagal menaklukkan perlawanan petenis Kroasia Donna Vekic. Masha kalah dua set langsung 3-6, 4-6.

Hasil tersebut membuat Masha selalu kalah di babak pertama dalam tiga grand slam terakhir yang diikuti. Kini juara Australia Terbuka 2008 tersebut juga akan semakin anjlok di peringkat ke-350 dunia. Sharapova datang ke Australia Terbuka tahun ini melalui jalur wild card karena peringkatnya masih berada di 145 dunia.

Saat ditanya tentang rencana yang dilakukan sepulang dari Australia, petenis berusia 32 tahun itu mengaku belum tahu. "Entahlah. Aku sedang tidak ingin membicarakan jadwal yang akan aku jalani sepanjang 2020," jelasnya di hadapan media.

Sementara itu, Rafael Nadal membawa misi besar sejak memenangkan gelar Amerika Serikat Terbuka 2019. Saat diwawancarai setelah laga final, petenis Spanyol tersebut menyatakan berambisi menyamai rekor Roger Federer sebagai pengoleksi gelar grand slam terbanyak di sektor tunggal putra, yakni 20.

Kesempatan tersebut datang kali pertama di Australia Terbuka kali ini. Ranking pertama dunia itu telah membuka perjalanan misinya dengan mulus kemarin. Nadal menaklukkan petenis Bolivia Hugo Dellien pada babak pertama dengan skor 6-2, 6-3, 6-0. Pertarungan berlangsung dalam tempo 2 jam 20 menit. Meski langkah menuju final masih jauh, hasil tersebut turut mengantar Nadal selangkah lebih dekat dengan misi yang dikejarnya.

Sayang, Australia Terbuka bukan turnamen yang ramah kepada Nadal. Dari 19 gelar grand slam yang dikoleksi, kompetisi mayor di Melbourne Park ini hanya menyumbang satu titel. Yakni, pada 2009.

Nadal memang dikenal sebagai raja lapangan tanah liat. Sudah 12 gelar grand slam tanah liat yang diraihnya dari Prancis Terbuka. Sisanya Wimbledon 2 kali dan Amerika Serikat (AS) Terbuka 4 kali. Apalagi, Australia Terbuka kerap melahirkan kejutan-kejutan.

Meski mengincar rekor megah tersebut, Nadal enggan terbebani. "Aku tidak terlalu memikirkan angka 20, 15, ataupun 16. Aku hanya peduli tentang bagaimana terus bermain bagus," ucapnya seperti dilansir AFP.

Dia melanjutkan, meraih gelar mayor ke-20 tentu akan luar biasa. Tapi, 19 trofi grand slam sejauh ini sudah membuatnya sangat bahagia. "Aku sudah puas dengan karirku. Hanya itu yang aku pikirkan saat ini," tambahnya.

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Daftar Calon Rektor Unri, Mexsasai Indra Usung Visi Kampus Berdaya Saing Global

Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…

10 jam ago

Penampilan Dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat Meriahkan HSBL

Penampilan tim dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat sukses memeriahkan suasana Riau Pos-HSBL dan…

17 jam ago

Sopir Truk Pembawa Ratusan Karung Bawang Ilegal Diciduk di Teluk Meranti

Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.

21 jam ago

Miris, 3.011 Anak di Bengkalis Putus Sekolah, Faktor Ekonomi Jadi Penyebab Utama

Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…

21 jam ago

Proyek Drainase Mangkrak, Jalan di Perumahan Lumba-Lumba Digenangi Air Kotor

Proyek drainase di Jalan Merpati, Binawidya, terhenti hampir tiga pekan dan menyebabkan air kotor menggenangi…

22 jam ago

Kabel Semrawut di Pekanbaru Bakal Ditanam Bawah Tanah, Penataan Dilakukan Bertahap

Pemko Pekanbaru mulai menata kabel telekomunikasi semrawut menuju sistem bawah tanah demi estetika dan kenyamanan…

22 jam ago