SEMIFINAL: M Ahsan/Hendra Setiawan saat melawan ganda Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi pada babak semifinal Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Sabtu (20/7/2019). The Daddies lolos ke final dan akan berhadapan dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. (CHANDRA SATWIKA/JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Indonesia kembali menyegel satu gelar juara dari sektor ganda putra di Blibli Indonesia Open 2019. Pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan berhasil mewujudkan target all Indonesian final.
Pertemuan antara pasangan senior-junior itu sontak mengulang partai final Indonesia Masters yang digelar Januari lalu, sekaligus jadi momen ketiga pertemuan mereka di Indonesia Open.
Pertarungan antara sesama wakil Merah Putih di babak final turnamen super 1000 ini tergolong langka. Pertama kalinya all Indonesian final ganda putra terjadi 14 tahun silam ketika Markis Kido/Hendra Setiawan kontra Candra Wijaya/Sigit Budiarto.
Kala itu Markis/Hendra keluar sebagai kampiun. Ini sekaligus akan menjadi final ketiga bagi Hendra di Indonesia Open setelah pada 2013 menjadi juara bersama Ahsan.
“Yang pasti puji syukur bisa all Indonesian final. Saya gembira sebagai pelatih. Tahun ini road to olympic jadi atmosfer dan fokusnya berbeda. Sedangkan 2005 dulu bukan ke Olimpiade,†tutur Herry Iman Pierngadi, pelatih ganda putra.
Pemko Pekanbaru mewajibkan seluruh provider internet ikut menata kabel fiber optic ilegal. Penertiban dilakukan bertahap…
Seorang penyelam di Inhil diduga tenggelam setelah kompresor udara mati saat evakuasi kapal. Tim gabungan…
Restorasi mangrove Teluk Pambang di Bengkalis selama lima tahun membuahkan hasil. Kawasan kini pulih, menarik…
Pemko Pekanbaru menyiapkan pembinaan, penyuluhan, dan penindakan untuk mencegah LGBT dengan melibatkan Satpol PP, mubalig,…
Pemprov Riau mempercepat perbaikan jalan provinsi di Rokan Hulu. Sejumlah ruas telah kembali fungsional, sementara…
Polres Siak menetapkan Kadishub Junaidi sebagai tersangka OTT terkait program kapal gratis. Penyidik masih mendalami…