Tijjani Reijnders (AFP)
MANCHESTER (RIAUPOS.CO) – Manchester United dilaporkan memiliki ketertarikan kepada Tijjani Reijnders. Gelandang berdarah Indonesia milik AC Milan itu dilaporkan jadi target transfer Setan Merah di musim panas nanti.
Reijnders sebenarnya baru bergabung dengan AC Milan. Ia direkrut Rossoneri dari AZ Alkmaar untuk memperkuat lini tengah mereka.
Sejauh ini sang gelandang bermain dengan apik di lini tengah Milan. Ia jadi andalan Stefano Pioli hampir di seluruh pertandingan Milan pada musim ini.
Dilansir Football Transfers, Reijnders saat ini masuk dalam radar MU. Setan Merah dikabarkan cukup serius ingin memboyong sang pemain di musim panas nanti.
Menurut laporan tersebut, Reijnders saat ini jadi salah satu pemain yang jadi prioritas belanja MU.
Ini disebabkan MU berpeluang kehilangan Casemiro di musim panas nanti. Alhasil mereka memerlukan gelandang bertahan baru di tim mereka.
Reijnders dinilai cocok menggantikan Casemiro karena performanya yang apik dan stabil. Selain itu sang gelandang juga masih muda sehingga karirnya di Old Trafford bisa cukup panjang.
Menurut laporan yang sama, MU punya kans untuk mendapatkan jasa Reijnders di musim panas nanti.
AC Milan membuka diri untuk menjual sang gelandang. Asalkan mereka mendapatkan tawaran yang bagus untuk sang gelandang.
Milan sendiri dilaporkan menginginkan bayaran sekitar 60 juta Euro untuk jasa sang gelandang. Jika MU mau menebusnya, maka mereka dengan senang hati melepaskannya.(jpg)
Sandro, warga disabilitas di Pekanbaru, terharu terima motor baru dari wali kota setelah kehilangan akibat…
Ratusan ASN Pekanbaru resmi jadi PNS. Wako ingatkan gaji berasal dari uang rakyat dan minta…
Layanan KTP dan KIA Disdukcapil Pekanbaru terganggu hampir dua pekan. Antrean panjang terjadi, warga keluhkan…
Sebanyak 106 KK korban kebakaran di Pulau Kijang mulai menerima bantuan darurat. Pemerintah fokus penuhi…
Polisi ungkap penimbunan 13,6 ton solar subsidi di Pelalawan. Satu pelaku diamankan bersama barang bukti…
Lift proyek RS Santa Maria jatuh dari lantai tujuh. Tiga pekerja luka berat dan dirawat…