Kerusuhan terjadi saat laga Persela menghadapi Persijap dalam lanjutan Liga 2 di Tuban Sport Center, Selasa (18/2/2025).
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – PSPS Pekanbaru sudah dipastikan menjadi runner-up Grup X dan berpeluang promosi ke Liga 1 jika menang menghadapi runner-up Grup Y pada 24 Februari mendatang.
Sekretaris PSPS Pekanbaru M Teza Taufik mengatakan, pertandingan runner-up Grup X dan Grup Y akan dilaksanakan pada 24 Februari mendatang. Namun, siapa yang akan menjadi lawan PSPS belum bisa dipastikan karena masih menunggu hasil akhir klasemen Grup Y.
“Kalau untuk pertandingannya akan berlangsung pada 24 Februari. Siapa yang akan menjadi lawan PSPS belum bisa dipastikan karena kan masih menunggu hasil akhir klasemen Grup Y. Apalagi laga Persela lawan Persijap ditunda. Dan dilanjutkan pagi ini (hari ini, red) dengan waktu 11 menit,” ujar M Teza Taufik, Selasa (18/2).
Lanjutnya, begitu juga dengan siapa yang akan menjadi tuan rumah pada play-off belum bisa dipastikan karena dilihat dari peringkat 2 Grup X dan peringkat 2 Grup Y. “Kalau siapa yang akan menjadi tuan rumah nanti kan dilihat siapa poinnya lebih tinggi, maka dia yang akan jadi tuan rumah,” katanya.
Diketahui, tiga tim di Grup Y pada babak 8 besar Liga 2 berpeluang memperebutkan tiket play-off promosi Liga 1 musim depan. Dua tim yang bersaing memperebutkan tiket play-off promosi di Grup Y adalah Persijap Jepara, PSKC Cimahi dan Persela Lamongan.
Sementara Persela yang menjamu Persijap di Stadion Tuban Sport Center harus ditunda karena rusuh.
Runner up Grup Y akan menghadapi PSPS di pertandingan play-off promosi ke Liga 1. Bhayangkara FC sudah memastikan lolos promosi ke Liga 1 musim depan setelah mengunci posisi puncak klasemen Grup Y.
Bhayangkara FC, saat ini memimpin klasemen Grup Y dengan mengoleksi 9 poin. Meski poin maksimal mereka bisa disamai Persijap Jepara, namun Bhayangkara FC unggul head to head atas Persijap Jepara.
Diketahui, klasemen akhir Liga 2 Grup Y harus tertunda akibat penghentian laga Persela Lamongan lawan Persijap.(dof)
Polsek Kuantan Mudik menertibkan dua warung remang-remang di Bukit Betabuh setelah menerima keluhan warga. Lima…
Polisi membongkar aktivitas PETI di Kampar Kiri Hulu dan mengamankan operator ekskavator. Sejumlah peralatan tambang…
Warga Rambah sempat kesulitan air bersih setelah kabel pompa distribusi di Desa Pawan dicuri. Aliran…
Dosen Unilak membekali siswa SMKN 1 Kandis dengan kemampuan digital branding dan menghitung HPP untuk…
Air Sungai Singingi kembali keruh setelah PETI diduga beraksi. Warga meminta aparat meningkatkan razia demi…
Tempuh 192 km selama 22 jam, tiga Goweser Paliko dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota hadir…