Categories: Olahraga

Serena Williams Beri Sinyal Tinggalkan Tenis

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Dominasi Novak Djokovic di Australia Terbuka belum terbendung. Kemarin, petenis nomor satu dunia itu melenggang mulus ke final setelah mengatasi perlawanan Aslan Karatsev di semifinal. Nole –sapaan Djokovic– menang 6-3, 6-4, dan 6-2.

Djokovic tinggal selangkah memperpanjang rekor sebagai petenis yang paling banyak gelar Australian Open, sebanyak sembilan kali dalam final besok.

Unggulan teratas itu menunggu pemenang antara unggulan keempat Daniil Medvedev dan unggulan kelima Stefanos Tsitsipas yang digelar hari ini.

Keberhasilan Nole kemarin seolah pelampiasan atas kegagalan di ATP Cup awal bulan ini yang juga dihelat di Melbourne. Dia gagal membawa Serbia lolos ke semifinal karena dihentikan Jerman di fase grup.

"Aku punya waktu (istirahat, Red) selama dua hari (sebelum final). Recovery jadi prioritas saat ini dan aku akan berlatih di salah satu dari dua hari (jeda) yang tersedia," ucap Djokovic yang menyongsong final ke-28 Grand Slam-nya itu kepada The Guardian.

Di tunggal putri, Serena Williams kandas di semifinal. Unggulan kesepuluh tersebut gagal revans atas unggulan keempat Naomi Osaka. Serena kalah 3-6 dan 4-6. Itu membuat petenis 39 tahun tersebut gagal membalas kekalahan dari Osaka pada final AS Terbuka tiga tahun lalu.

Bahkan, Serena sangat emosional pasca kekalahan kemarin. Dia seolah memberi sinyal selamat tinggal kepada tenis yang membesarkan namanya dengan mengangkat tangan.

Secara implisit, itu bisa diartikan bahwa Serena bakal gantung raket setelah kekalahan dari Osaka. Gestur Williams tersebut mendapat standing ovation dari semua penonton yang hadir.

Momen lebih emosional tersaji ketika dia menjalani sesi konferensi pers. Adik Venus Williams tersebut bahkan sampai menangis ketika dicecar mengenai kekalahan dari Osaka. Dia sampai meninggalkan ruang pers sebelum sesi wawancara benar-benar berakhir.

Dilansir Fox Sports, gestur yang dilakukannya diberikan kepada warga Australia. Menurut dia, seharusnya dia bisa bermain dan meraih hasil yang lebih baik melawan Osaka.

Sebab, dia berambisi meraih titel kedelapan di Australia Terbuka agar bisa mendekati sebelas gelar Margaret Court. Saat ini Serena sudah mengoleksi tujuh gelar di Australia Terbuka, atau yang terbanyak sejak era milenial di sektor tunggal putri.

"Saya selamanya berutang dan berterima kasih kepada setiap orang (di Australia, Red). Dukungan Anda semua sangat luar biasa. Aku cinta Anda semua," bunyi caption di Instagram Serena pasca kekalahan kemarin.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Atasi Lambatnya Bongkar Muat, IPC TPK Fokus Digitalisasi Layanan Pelabuhan

IPC Terminal Petikemas mempercepat digitalisasi layanan pelabuhan untuk meningkatkan efisiensi bongkar muat dan mendukung arus…

17 jam ago

304.717 Warga Pekanbaru Nikmati Layanan UHC Gratis Cukup Pakai KTP

Sebanyak 304.717 warga kurang mampu di Pekanbaru menikmati layanan kesehatan gratis melalui program UHC hanya…

17 jam ago

Pengukuhan Delapan Guru Besar Unri Jadi Momentum Penguatan Riset dan Inovasi

Universitas Riau mengukuhkan delapan profesor baru sebagai penguatan riset dan kontribusi intelektual dalam mendukung pembangunan…

18 jam ago

Jaga Lingkungan, Pemko Pekanbaru Terbitkan SE Larangan Tebang Pohon

Pemko Pekanbaru melarang penebangan pohon besar tanpa izin. Kebijakan ini mendukung program Green City dan…

18 jam ago

Tekan Balap Liar dan Knalpot Brong, Polisi Sita 12 Motor di Pekanbaru

Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar patroli Blue Light dini hari dan mengamankan 12 sepeda motor pelanggar…

2 hari ago

Inovasi Layanan Umrah, Menang Tour & Travel Launching MMC

PT Butala Menang Abadi meluncurkan Menang Member Card di awal 2026 untuk mempermudah jemaah umrah…

2 hari ago