Categories: Olahraga

Penerjemah Shin Tae Yong Sindir Haruna Soemitro di Medsos?

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Jeong Seok-seo, penerjemah untuk pelatih timnas Indonesia, Shin Tae Yong, mengunggah pesan misterius di akun Instagram-nya di tengah memanasnya atmosfer sepakbola nasional pascamunculnya komentar dari anggota Exco PSSI, Haruna Soemitro.

Jeong Seok-seo, atau yang akrab disapa Jeje, disebut Haruna sebagai penghambat komunikasi yang terjalin antara PSSI dan Shin Tae Yong. Menurut Direktur Madura United itu, sosok Jeje sebagai penerjemah tidak cukup kompeten.

Pasalnya dia dinilai tidak bisa menjelaskan maksud yang dikatakan PSSI kepada Shin Tae Yong dengan benar. Jeje lantas curcol melalui Instagram Story hari Senin (17/01/2022).

Dia memberikan sebuah pesan bernada terkejut dengan apa yang ia alami saat ini. "Hahaha.. luar biasa memang… paling top… Kenapa ya hahaha…" tulis Jeje.

Sebelumnya juga melalui Instagram, Jeje pun memberikan indikasi dirinya seperti bertanya-tanya apakah bisa terus menemani sosok Shin Tae Yong sebagai penerjemah setelah adanya komentar Haruna.

Karena kebetulan kontraknya di Timnas Indonesia bakal berakhir Januari 2022. "Bisa lanjut enggak ya? Hmmm," tulis Jeje.

Jeje sendiri sudah menjadi penerjemah Shin TaeYong sejak akhir tahun 2019. Yang patut diketahui, ada dua orang penerjemah Shin Tae Yong di timnas Indonesia.

Selain Jeje, ada nama Yoo Jae-hoon. Untuk yang satu ini sudah mengenal betul sepakbola Indonesia. Karena ia lama berstatus kiper Persipura.

Hanya saja Yoo Jae Hoon terlibat aktif mengurusi teknik karena ia juga berstatus pelatih kiper timnas Indonesia bersama Sahari Gultom. Sahari sendiri kontraknya sudah berakhir sebagai salah satu pelatih kiper.

Sumber: JPNN/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

2 hari ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

2 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

2 hari ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

2 hari ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

2 hari ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

2 hari ago