Ratu Tisha Destria
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Ratu Tisha Destria memastikan Video Assistant Referee (VAR) batal dipakai pada kompetisi Liga 1 2019 yang disiarkan Indosiar. Sejumlah penyebab menjadi alasannya.
PSSI dan PT Liga Indonesia Baru sebagai operator Shopee Liga 1 2019 harus memenuhi 18 kriteria aturan permainan sepak bola atau IFAB. Saat ini, PSSI masih terkendala dengan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menerapkan VAR.
“Ada 18 kriteria yang harus dipenuhi di dalam buku IFAB itu dari mulai training dan lain sebagainya. Persiapan itu satu sampai satu setengah tahun, dengan posisi memiliki jumlah wasit FIFA yang minimal. Kira-kira kami perlu dua tahun untuk pengembangan SDM,” ujar Tisha di Jakarta, Senin (17/6).
“Tapi, SDM yang kami punya ini, publik harus ingat, kami pernah berhenti selama tujuh bulan lamanya. Konflik internal dan lain sebagainya membuat kami berhenti sementara, yang lain jalan terus. Jadi kami harus mengejar ketertinggalan ini, itu saja,” katanya.(int/eca)
Pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) di Halaman Kantor…
Pemkab Kepulauan Meranti melalui BPKAD kembali melelang barang milik daerah (BMD) senilai Rp1,91 miliar secara…
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat resmi tiba di Pekanbaru dan disambut dengan jajar hormat,…
Mantan Ketua DPRD Kuansing Marwan Yohanis memberikan catatan kritis pada momentum HUT ke-27 Kabupaten Kuansing…
Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…
Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…