Categories: Olahraga

PSSI Dinilai Terlalu Berlebihan Lakukan Naturalisasi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – PSSI belakangan ini menjadi sorotan banyak pihak. Itu setelah dianggap terlalu berlebihan menaturalisasi pemain untuk Timnas Indonesia.

Salah satu kritik itu datang dari pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, yang juga pelatih asal Belanda.

Pemain keturunan yang dinaturalisasi PSSI sendiri saat ini kebanyakan memiliki garis keturunan Indonesia-Belanda. Dan hal itulah yang membuat Jan Olde bersuara.

Menurut Jan Olde, pemain lokal Indonesia memiliki talenta lebih tinggi dibandingkan harus naturalisasi pemain dari Belanda.

Ia menyebut bahwa Indonesia harus menemukan identitasnya sendiri, dengan mempercayai pemain-pemain lokal yang ada.

“Saya rasa di Indonesia memiliki pemain yang sangat teknikal, sangat penting untuk Indonesia membentuk identitasnya sendiri, dan harus benar-benar investasi untuk mengajarkan struktur edukasinya, tentu menjadi tantangan terbesar di sepak bola Indonesia,” kata Jan Olde dikutip Ahad (17/3).

“Saya rasa Indonesia harus investasi di hal-hal tersebut. Karena saya rasa Indonesia masih meremehkan dirinya sendiri,” jelasnya.

Jan Olde yang diketahui sudah memasuki musim keduanya berkarier di Indonesia bersama Dewa United mengungkap di timnya banyak pemain berbakat. Salah satunya adalah Theo Numberi.

“Di sini bagi saya setelah lama di Indonesia, Theo salah satu pemain Indonesia yang paling berkembang dalam pengetahuannya, dia tahu saya selalu bicara tentang hal-hal dasar dan kualitas pemain Indonesia itu benar-benar bisa ditingkatkan lebih pesat,” sebutnya.

Pelatih asal Belanda itu juga menyinggung nasib dari para pemain lokal yang kemungkinan kesulitan menembus skuad Timnas Indonesia karena tergeser dari pemain keturunan.

“Sekarang Indonesia mengambil semua pemain dari Belanda, tapi kalian tidak boleh lupa untuk mengedukasi pemain-pemain lokal kalian, ” ujarnya.(jpg)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Kementerian Agama Gandeng BPJS Lindungi Dai 3T di Riau

Kemenag, Baznas, dan BPJS Ketenagakerjaan beri perlindungan JKK dan JKM bagi dai 3T di Riau…

4 jam ago

Agung Nugroho Targetkan 5.000 Warga Ramaikan Petang Belimau

Pemko Pekanbaru targetkan 5.000 warga ikuti Petang Belimau, lepas 10.000 bibit patin di Sungai Siak…

4 jam ago

Pemuda Padel Hadirkan Lapangan Super Panoramik di Pekanbaru

Pemuda Padel resmi hadir di Pekanbaru dengan lima lapangan standar internasional dan program latihan bersama…

4 jam ago

Imlek 2026, JNE Hadirkan Barongsai dan Banjir Promo hingga 77 Persen

JNE rayakan Imlek 2577 dengan barongsai, bagi angpau, dan promo ongkir hingga 77 persen, termasuk…

5 jam ago

Honda Bikers Fun Motour Camp 2026, Touring Seru Plus Edukasi Safety

Honda Bikers Fun Motour Camp 2026 di Kampar diikuti 100 bikers Hobiku, padukan touring, camping,…

5 jam ago

Jantung hingga Kanker, Biaya Penyakit Kronis Tembus Rp50 Triliun

BPJS Kesehatan keluarkan Rp50,2 triliun untuk 59,9 juta kasus penyakit kronis sepanjang 2025, jantung tertinggi.

5 jam ago