dua-atlet-paralimpik-asal-kampar-disambut-masyarakat-di-desa-koto-perambahan
BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Masyarkat Desa Koto Perambahan Kecamatan Kampa Kabupaten Kampar, Riau, menyambut dengan meriah dua orang putri-putri terbaik Koto Perambahan yang berprestasi, Nova Aprillia peraih mendali emas dan Novi Lestari peraih medali perunggu pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI 2021 di Papua.
Selain dari masyarakat Desa Koto Perambahan, kepulangan Nova Aprillia dan Novi Lestari juga disambut oleh Ketua DPRD Kampar, Muhammad Faisal ST, anggota DPRD Kampar H Safaruddin Domo, Camat Kampa Dedi Herman SSTTP, Kepala Desa Koto Perambahan Sahrul Dt Jolelo, dan aparatur desa di Desa Koto Perambahan, Selasa (16/11/2021).
Ketua DPRD Kampar Muhammad Faisal ST sangat mengapresiasi pemerintah Desa Koto Perambahan dan Camat Kampa dalam penyambut kepulangan dua orang atlet tersebut.
"Saya berharap acara seperti ini menjadi perhatian kita bersama, karena ada masyarakat, warga kita yang berprestasi. Apalagi sudah menjadi atlet nasional yang telah mengharumkan nama provinsi dan Kabupaten Kampar," harap M Faisal.
Sementara itu, Kepala Desa Koto Perambahan Sahrul Dt jolelo mengatakan, suatu kebanggaan pemerintah Desa Koto Perambahan dengan adanya dua putri terbaik yang berprestasi apalagi sudah menjadi atlet renang di kancah nasional.
"Atas kebarhasila anak kita Nova dan Novi ini, biar pun mereka disabilitas, tetapi mereka tetap semangat dan bisa membanggakan kedua orang tuanya dan masyarkat Desa Koto Perambahan," jeas Kades.
Laporan: Komarudin (Bangkinang)
Editor: Hary B Koriun
Polsek Kuantan Mudik menertibkan dua warung remang-remang di Bukit Betabuh setelah menerima keluhan warga. Lima…
Polisi membongkar aktivitas PETI di Kampar Kiri Hulu dan mengamankan operator ekskavator. Sejumlah peralatan tambang…
Warga Rambah sempat kesulitan air bersih setelah kabel pompa distribusi di Desa Pawan dicuri. Aliran…
Dosen Unilak membekali siswa SMKN 1 Kandis dengan kemampuan digital branding dan menghitung HPP untuk…
Air Sungai Singingi kembali keruh setelah PETI diduga beraksi. Warga meminta aparat meningkatkan razia demi…
Tempuh 192 km selama 22 jam, tiga Goweser Paliko dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota hadir…