Categories: Olahraga

Jika Ingin Lolos, PSPS Harus Sapu Bersih Tiga Laga Sisa

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – PSPS Riau dengan julukan askar bertuah, dituntut harus bangkit untuk sapu bersih tiga laga sisa yang dimainkan di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Pekanbaru. 

Tiga laga sisa yang akan dijalani PSPS Riau, melawan Sriwijaya FC, Rabu (17/11/2021) kick off pukul 15.00 WIB, selanjutnya sesuai jadwal liga melawan PSMS Medan, dan terakhir berhadapan dengan Babel United. 

Semua laga yang dipertandingkan di kandang sendiri ini masih tanpa penonton, sesuai dengan aturan pertandingan yang dikeluarkan liga. 

Kepada riaupos.co GM PSPS Riau Edward Riansyah pun mengharapkan kepada anak asuhan Jafri Sastra kembali fokus kepada laga selanjutnya dan menjadikan kekalahan dari saudara muda KS Tiga Naga pekan lalu menjadi pelecut untuk tiga point saat melawan Sriwijaya FC. 

“Wajib menang! Harus bangkit! Kita berharap kepada seluruh pemain bertarung habis-habisan. Jangan sampai kalah lagi karena tiga pertandingan terakhir harus menang, dan penentu untuk lolos ke liga 1,” tegas Edward, Selasa (16/11/2021). 

Kalkulasi untuk dapat merebut posisi dua klasemen yang saat ini diduduki PSMS Medan, dan lolos ke liga 1, minimal membukukan 7 point. Saat ini Sriwijaya FC kokoh dipuncak klasemen Grup A Liga 2 dengan raihan 17 poin, PSMS Medan (10 poin), PSPS Riau (9 poin), KS Tiga Naga (8 poin), Semen Padang (7 poin) dan Muba Babel United (3 poin).

"Kami minta seluruh pemain dan ofisial harus memiliki rasa yang sama untuk memenuhi sapu bersih semua laga sisa, " ungkap GM Edu panggilan akrab Edward. 

Jika Kalah dari Sriwijaya FC, peluang PSPS semakin kecil dan asa untuk melaju ke babak selanjutnya tipis. 

"Seluruh laga sisa adalah final, jadi harus habis-habisan, " ungkapnya. 

Untuk memotivasi seluruh pemain, Edu mengatakan sudah menyiapkan bonus, bahkan setiap laga pun menyiapkan bonus jika mampu meraih tiga poin. "Untuk bonus sebagai penyemangat tim selalu disiapkan manajemen, tinggal bagaimana pemain berjuang di lapangan menjalan kan perannya, jangan gagal lagi, " papar Edu. 

Sedikit menganalisa tim, Edu mengatakan Danil Junaidi dan kawan-kawan semangat juang masih kurang dan perlu ditingkatkan lagi. Kerja sama tim pun diminta harus solid. 

"Kepada pelatih diminta sudah punya pakem  starting eleven untuk pertandingan melawan Sriwijaya FC, " harapnya. 

Kepada masyarakat Riau, khususnya Pekanbaru Edu mengatakan minta maaf karena belum diperkenankan untuk dapat memberikan dukungan langsung ke stadion. 

"Kami minta doanya, semoga target bisa tercapai," harapnya.

 

Laporan: Agustiar (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

 

 

 

 

 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

1 hari ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

2 hari ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

2 hari ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

2 hari ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

2 hari ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

2 hari ago