Categories: Olahraga

Mengapa Jorginho Tak Dikartu Merah Usai Injak Grealish? Ini Jawabannya

LONDON (RIAUPOS.CO) – Insiden terinjaknya paha Jack Grealish oleh gelandang Italia, Jorginho, masih hangat dibicarakan oleh para fans Inggris. Mereka menganggap pemain kelahiran Brazil itu layak mendapatkan kartu merah.

Kepala wasit Piala Eropa 2020 (Euro 2021), Roberto Rosetti, menjelaskan alasannya. Insiden itu terjadi  di final Italia vs Inggris di Stadion Wembley, Senin (12/7/2021) dini hari waktu Indonesia.

Dikutip dari The Guardian, Rosetti memaparkan alasan Jorginho pantas dikartu kuning oleh wasit asal Belanda, Bjorn Kuipers, saat peristiwa itu terjadi di babak tambahan.

"Kuipers melihat Jorginho coba memainkan bola, Anda bisa melihat dia meletakkan kaki kanannya di atas bola, dan ini 100 persen jelas. Kemudian kaki kanannya tergelincir dari bola, lalu ada kontak kedua di kaki pemain berkostum putih nomor 7 (Grealish, red)," ujar Rosetti.

"Wasit menjelaskan kepada VAR apa yang dia lihat di lapangan permainan," ucap Rosetti menambahkan.

Rosetti juga menjelaskan soal fungsi VAR yang berguna memerikan dengan sempurna apa yang dilihat wasit.

"Jadi, misalnya kaki kanan tidak berada di atas bola tetapi langsung di kaki lawan maka keputusan akan dibatalkan. Bisa kartu merah," kata Rosetti.

Pada kesempatan itu Rosetti juga memaparkan bahwa wasit bisa meminta sudut pandang dan kecepatan dari sebuah insiden yang dia inginkan saat menggunakan monitor di sisi lapangan.

Rosetti berharap semua kompetisi domestik di Eropa bisa menggunakan VAR, karena statistik menyatakan keberhasilan sistem tersebut.

Di Euro 2020 terdapat 1.113 pelanggaran dalam 51 pertandingan, dengan rata-rata 21,8 pertandingan, lebih rendah dari empat edisi terakhir.

Sumber: The Guardian/News/Daily Mail
Editor: Hary B Koriun

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

24 jam ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

1 hari ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

1 hari ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

1 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

2 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

2 hari ago