Categories: Olahraga

Efek Kabut Asap, Pemain Bola Serasa Berlaga di Pegunungan

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Tabung oksigen itu disiapkan di ruang ganti stadion. Kapasitasnya 1.000 cc. Begitu jeda laga, satu per satu pemain Kalteng Putra menjalani terapi oksigen.

"Kata para pemain, mereka seperti main di kawasan pegunungan yang oksigennya tipis," kata Elwizan Aminudin, dokter tim Kalteng Putra, kepada Jawa Pos.

Padahal, Jumat malam lalu (13/9), saat melawan Persebaya Surabaya, Kalteng Putra main di kandang sendiri, Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Namun, akibat kepungan kabut asap, terapi oksigen itu diperlukan. Menurut Elwizan, kondisi berkabut asap itu sangat tidak ideal. Efek dari menghirup udara yang sudah tercemar tersebut memang tidak akan langsung terlihat. Tapi, dampaknya untuk jangka panjang cukup berbahaya.

"Akan mengganggu saluran pernapasan. Karena kami (Kalteng Putra, Red) selalu berlatih di sini (Palangka Raya, Red), jelas akan jadi masalah," katanya.

Elwizan juga meminta para pemain menjaga pola makan. Selain itu, istirahat yang cukup sangat diperlukan untuk memelihara kondisi tubuh.

"Karena semua bergantung imun dalam tubuh. Kalau imun kuat, pemain akan tetap sehat meski menghirup banyak asap," katanya.

Gelandang Kalteng Putra Takuya Matsunaga juga mengaku terbantu dengan terapi oksigen yang diberikan oleh dokter tim. Apalagi, dia baru satu pekan berada di Palangka Raya. "Masih harus adaptasi dengan cuaca," ucap dia.

Para pemain tim tamu jelas terganggu dengan kondisi Palangka Raya. Saat turun dari bus setibanya di stadion, kiper Persebaya Miswar Saputra tampak mengenakan masker.

Rekan setimnya, Misbakus Solikin, juga terganggu untuk urusan pandangan di dalam lapangan. "Memasuki sekitar menit ke-80, kabut asap kian tebal. Tapi, kami setim sudah sepakat tidak akan sambat (mengeluh, Red)," kata pemain berposisi gelandang itu seusai laga yang berakhir dengan skor 1-1 tersebut.

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Tukang Ojek di Bengkalis Dibacok Penumpang, Kepala dan Tangan Terluka

Tukang ojek di Bengkalis dibacok penumpang menggunakan parang setelah mengantar ke Desa Kembung Baru. Korban…

10 jam ago

Prabowo Copot Purbaya dari Menkeu, Suahasil Nazara Resmi Gantikan

Prabowo mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari Menteri Keuangan dan melantik Suahasil Nazara sebagai penggantinya pada…

11 jam ago

3.500 Pramuka Ikuti Apel Hari Pramuka ke-65 di Pekanbaru, Wako Dorong Aksi Nyata

Sekitar 3.500 Pramuka mengikuti Apel Hari Pramuka ke-65 di Pekanbaru. Wako Agung Nugroho mendorong aksi…

11 jam ago

Kabut Asap Pekanbaru Tebal, Citilink QG936 Sempat Berputar Sebelum Mendarat

Kabut asap di Pekanbaru membuat jarak pandang hanya 1.600 meter. Citilink QG936 sempat holding sebelum…

12 jam ago

Dugaan Korupsi Anggaran Kendaraan Dinas Meranti, Ketua DPRD Minta Hormati Proses Hukum

Ketua DPRD Kepulauan Meranti meminta semua pihak menghormati proses hukum Kejari terkait dugaan korupsi anggaran…

1 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Series Hari Kedua Sajikan Delapan Pertandingan

HSBL 2026 Pekanbaru Series memasuki hari kedua dengan delapan pertandingan di GOR Tribuana, termasuk laga…

1 hari ago