Categories: Olahraga

Arnautovic Minta Maaf soal Selebrasi KontroversialÂ

BUCHAREST (RIAUPOS.CO) – Penyerang Austria, Marko Arnautovic, menyampaikan permintaan maaf karena dianggap menghina bek Ezgjan Alioski dalam selebrasi gol ke gawang Makedonia Utara di Grup C Piala Eropa 2020. 

Laga yang digelar di Arena Nationala, Buchares, Rumania, Ahad (13/6/2021) itu, Austria menang 3-1 atas Makedonia Utara.

Dalam pertandingan tersebut, Arnautovic yang mencetak gol ketiga untuk Austria merayakannya dengan penuh emosi dan mulutnya sempat dibungkam oleh rekannya, David Alaba. 

Mantan pemain Stoke City itu dianggap menghina Ezjan Alioski yang merupakan seorang Albania dengan selebrasinya. Namun begitu, ia akhirnya meminta maaf.

"Ada beberapa kata panas kemarin dalam emosi permainan yang saya ingin minta maaf, terutama kepada teman-teman saya dari Makedonia Utara dan Albania," kata Arnautovic dilansir dari akun media sosial pribadinya, Selasa (15/6/2021).

Lebih lanjut, ia menegaskan dirinya hanya terbawa emosi dan tidak bermaksud untuk rasis. Ia mengatakan punya banyak teman di hampir setiap negara dan sangat mendukung keberagaman.

"Saya ingin mengatakan satu hal dengan sangat jelas: Saya bukan seorang yang rasis! Saya punya teman di hampir setiap negara dan saya mendukung keragaman,” lanjutnya.

Ia juga mengatakan semua kesalahan yang ia lakukan saat itu bukan merupakan bagian dari sepakbola. Selebrasinya memang sangat kontroversial karena dianggap menghina isu sensitif, yakni menghina negara-negara bekas perang Balkan.

"Mari kita lupakan saja, itu bukan bagian dari sepakbola,” tutur Arnautovic.

Dalam tayangan langsung di televisi, setelah rekan-rekannya pergi, Aranautovic terlihat tersadar. Dia lalu mendekati Ezjan Alioski, melakukan tos sambil tersenyum dan mengatakan sesuatu, setelah itu mengacak rambut perak Alioski yang menerimanya sambil tersenyum juga.

Sementara itu, Federasi Sepakbola Makedonia Utara (FFM) meminta UEFA untuk menghukum Arnautovic dengan berat. FFM Meminta mantan pemain Stoke City itu diberi denda yang sangat berat.

"Apa yang dilakukannya sungguh memalukan. Membawa-bawa persoalan kebencian karena perang (Perang Kosovo, red) itu sangat menyakiti keluarga yang merasakannya. Arnaoutovic harus dihukum," bunyi pernyataan FFM seperti dilansir Daily Mail.

Sumber: Daily Mail/CNN/The Sun
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

25 Dapur MBG Dibangun di Daerah 3T Inhu, Sekda Turun Langsung Meninjau

Pemkab Inhu membangun 25 dapur SPPG MBG di daerah 3T tahun 2026. Sekda Inhu meninjau…

4 jam ago

Bupati Kuansing Optimalkan Lahan Bekas Tambang untuk Ketahanan Pangan

Pemkab Kuansing berkomitmen mengubah bekas lahan tambang menjadi pertanian produktif demi mendukung IP 200 dan…

4 jam ago

Bupati Siak Teken Komitmen Manajemen Talenta ASN Bersama BKN

Pemkab Siak menandatangani komitmen manajemen talenta ASN bersama BKN untuk memperkuat sistem merit dan menempatkan…

5 jam ago

Tumpukan Limbah Kayu Ancam Sungai Bukit Batu Bengkalis

Tumpukan limbah kayu mencemari Sungai Bukit Batu Bengkalis. Warga khawatir dampak lingkungan dan mendorong penyelesaian…

5 jam ago

UMK Meranti 2026 Belum Berjalan Optimal, Pemkab Meranti Siapkan Aturan Khusus

Penerapan UMK 2026 di Meranti dinilai belum optimal. Pemkab pun menyiapkan Perbup sebagai aturan teknis…

6 jam ago

PSMTI Riau Matangkan Persiapan Musprov V, Pemilihan Ketua Jadi Agenda Utama

PSMTI Riau akan menggelar Musprov V akhir pekan ini di Pekanbaru untuk memilih ketua definitif…

6 jam ago