Categories: Olahraga

Pemain Denmark Dipaksa Melanjutkan Pertandingan Setelah Eriksen Kolaps

KOPENHAGEN (RIAUPOS.CO) – Ada dugaan Denmark dipaksa UEFA untuk melanjutkan  pertandingan Euro 2020 (Euro 2021) melawan Finlandia setelah insiden Christian Eriksen kolaps di tengah lapangan.

Hal itu disampaikan mantan kiper timnas Denmark, Peter Schmeichel. 

Ayah dari kiper timnas Denmark di Piala Eropa 2020, Kasper Schmeichel, ini, memaparkan asumsinya saat wawancara dengan ITV's Good Morning Britain pada Senin (14/6/2021), sebagaimana dilansir Irish Times.

Schmeichel mengatakan, pemain Denmark tak punya pilihan lain soal kelanjutan laga Denmark vs Finlandia yang ditunda. Menurutnya, pemain Denmark terpaksa melanjutkan laga sehingga kalah 0-1.

"Saya benar-benar melihat kutipan resmi dari UEFA kemarin, yang mengatakan bahwa mereka mengikuti saran pemain. Para pemain bersikeras untuk bermain. Saya tahu itu tidak benar," katanya.

"Atau begitulah cara Anda melihat kebenaran. Mereka dibiarkan dengan tiga pilihan, salah satunya adalah bermain segera dan memainkan 50 menit yang tersisa," ucap legenda Manchester United itu.

Schmeichel menerangkan, selain melanjutkan sisa 50 menit pertandingan, pemain Denmark diberi dua opsi lainnya. Dua opsi itu adalah melanjutkan laga pada esok harinya atau dinyatakan kalah 0-3.

"Jadi, (pemain diminta, red) menyelesaikan masalahnya sendiri. Apakah keinginan para pemain untuk bermain? Apakah mereka benar-benar punya pilihan? Saya tidak berpikir mereka punya," ujarnya.

"Seperti yang Anda dengar dari konferensi pers kemarin, pelatih Kasper Hjulmand, dia sangat menyesal menempatkan para pemain kembali ke lapangan," ucap pria 57 tahun ini menjelaskan.

Eriksen kolaps di pengujung pertandingan babak pertama antara Denmark vs Finlandia. Ia tersungkur di tengah lapangan secara tiba-tiba, yang kemudian didiagnosis kena serangan jantung.

Setelah mendapat pertolongan pertama dan dibawa ke rumah sakit, Eriksen dinyatakan terkena serangan jantung. Saat Eriksen dirawat itulah Denmark melanjutkan laga dan kalah 0-1 dari Finlandia.

Setelah kekalahan tersebut, Schmeichel tak yakin Denmark bisa tampil seperti sedia kala. Pasalnya, ada dampak psikologis yang dialami skuad Denmark.

"Sangat sulit untuk mengatakan dengan tepat apa dampak jangka panjangnya (bagi pemain Denmark, red) dari pengalaman itu. Yang saya tahu, setelah berbicara dengan Kasper (anaknya, red), semua pemain sangat trauma," ucapnya mengakhiri.

Sumber: Irish Times/CNN/Daily Mail
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

10 Jalur Lolos ke Hari Ketiga, Pacu Jalur Rayon II Disaksikan Ribuan Penonton

Hari pertama Pacu Jalur Rayon II di Tepian Narosa berlangsung meriah. Sebanyak 10 jalur berhasil…

7 jam ago

Suhardiman Amby Terima Dua Penghargaan Nasional Langsung dari Menteri Agama

Bupati Kuansing Suhardiman Amby menerima dua penghargaan dari Menteri Agama RI pada pembukaan MTQ Riau…

8 jam ago

Mahasiswa ITB Indragiri Bikin Agroeduwisata, Pengunjung Bisa Petik Melon Langsung

Mahasiswa ITB Indragiri mengembangkan agroeduwisata melon madu di Rengat. Selain menjadi tempat belajar, lokasi ini…

8 jam ago

Sempat Hilang Saat Mancing, Riki Ditemukan Tak Bernyawa di Danau PLTA Koto Panjang

Pemancing bernama Riki ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Danau PLTA Koto Panjang. BPBD mengimbau…

8 jam ago

Hari Pertama Pacu Jalur Rayon II Berlangsung Meriah, 10 Jalur Lolos ke Babak Ketiga

Hari pertama Pacu Jalur Rayon II di Tepian Narosa berlangsung meriah. Ribuan penonton hadir, sementara…

22 jam ago

Ribuan Peserta Tumpah Ruah, Pawai Taaruf MTQ Riau Bikin Teluk Kuantan Macet Total

Pawai taaruf MTQ Riau ke-44 di Teluk Kuantan berlangsung meriah. Sebanyak 17 ribu peserta dan…

1 hari ago