juventus-kalah-pirlo-tuding-penalti-napoli-kontroversial
NAPOLI (RIAUPOS.CO) – Juventus kalah 0-1 di tangan Napoli pada giornata ke-22 Liga Italia 2020/2021 di Stadio Diego Armando Maradona, Ahad (14/2/2021) dini hari WIB. Pelatih Juventus Andrea Pirlo mengangap kekalahan itu terjadi akibat penalti lawan yang kontroversial.
Satu-satunya gol pada laga itu dihasilkan dari titik penalti pada menit ke-31. Eksekusi Lorenzo Insigne bersarang dengan mulus di gawang kawalan Wojciech Szczesny.
Hadiah penalti diberikan wasit Daniele Doveri usai Giorgio Chiellini dianggap melanggar Amir Rrahmani. Wasit sebetulnya tidak melihat insiden itu, tetapi kemudian mengoreksi putusannya setelah mengunakan Video Assistant Referee (VAR). Dalam tayang ulang memang terlihat sikut Chiellini mendarat di wajah Rrahmani.
Pirlo menganggap pelanggaran yang terjadi itu sungguh meragukan. Padahal, dia menganggap performa yang ditampilkan skuatnya sudah cukup bagus, namun gagal membuahkan hasil.
“Kami tak dibiarkan untuk melepaskan tembakan. Kami kalah akibat insiden yang meragukan. Sunguh disayangkan kami tidak meraih kemenangan. Kami sudah memberikan performa yang dibutuhkan, tetapi tak mendapat hasil yang layak,” kata Pirlo dikutip Football Italia.
“Kami terus menggerakkan bola, namun tidak cukup cepat. Hal itu membuat Napoli bisa berada di posisi yang tepat. Kami berusaha untuk membuat lebih banyak peluang di babak kedua, tetapi tak mendapatkan gol,” ujarnya.
Akibat kekalahan itu, Juventus tertahan di posisi keempat klasemen sementara dengan poin 42 setelah disalip AS Roma yang menang 3-0 atas Udinese.
Sumber: Football Italia/News/Soccerway
Editor: Hary B Koriun
Harga karet petani Kuansing kembali naik menjadi Rp20.125 per kilogram. Produksi meningkat seiring membaiknya harga…
Wali Kota Pekanbaru sidak Kecamatan Marpoyan Damai dan menekankan pelayanan cepat serta kenyamanan warga.
Distankan Pekanbaru telah memeriksa 3.754 hewan kurban dan memastikan belum ditemukan kasus penyakit.
Umri melantik wakil rektor baru dan menargetkan penguatan tata kelola kampus menuju standar internasional.
Universitas Riau mewisuda 1.891 lulusan dan mengajak alumni menjadi generasi adaptif, inovatif, serta berdaya saing.
PN Bengkalis menolak gugatan praperadilan kasus karhutla dan menguatkan keabsahan proses penyidikan Polres Bengkalis.