Categories: Olahraga

Anthony Ginting Raih Rangking Tertinggi Sepanjang Karier

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Anthony Sinisuka Ginting membuat tim Indonesia unggul 1-0 pada semifinal Badminton Asia Team Championships 2020 melawan India hari ini (15/2).

Turun di partai pertama melawan Sai Praneeth, Ginting tidak perlu memeras keringat untuk menang dengan skor 21-6 dalam waktu 11 menit. Pada awal game kedua dalam laga di Rizal Memorial Coliseum, Manila, Filipina itu, Praneeth menyatakan mundur karena cedera.

Sejak awal permainan, Praneeth memang terlihat tidak fit. Dia sangat lambat. Kakinya berat. Praneeth bahkan tertinggal sangat jauh 4-11 di interval game hanya dalam tempo 5 menit.

Sebaliknya, Ginting bermain luar biasa. Smes menyilangnya begitu keras dan sangat akurat. Ginting juga bermain agresif. Selain itu, juara Indonesia Masters 2020 itu tampil solid dalam permainan net. Dan yang paling penting adalah, pemain 23 tahun tersebut amat percaya diri.

“Memang tadi dia kelihatan nggak terlalu mengejar bola, mungkin karena merasa sakit. Kemarin dia mainnnnya ketat dan baru balik dari Liga India, mungkin staminanya terkuras,” kata Ginting dalam siaran pers PP PBSI yang diterima Jawa Pos.

“Saya kurang tahu cedera apa, mungkin hamstring, tadi dia sering pegang paha belakangnya. Tapi nggak tahu juga pastinya cedera di bagian mana,” sebut Anthony.

Dengan lawan mundur seperti ini, Ginting mengaku tidak perlu menguras tenaga dan bisa menyimpan energi jika Indonesia lolos ke final Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia 2020.

“Tapi sebenarnya saya mau main hari ini, mau dimantapkan lagi mainnya. Tadi sudah oke sih, semua sudah enak di lapangan,” ucapnya.

Dengan kemenangan ini, Ginting dipastikan akan naik dari posisi lima ke ranking tiga dunia. Dia mendulang setidaknya 78.332 poin dan bakal menempati peringkat tiga dunia, Selasa (18/2).

Inilah ranking dunia tertinggi sepanjang karir Ginting. Pemain kelahiran Cimahi, Jawa Barat itu juga adalah pemain top 3 Indonesia pertama sejak Tommy Sugiarto mencapai posisi itu enam tahun yang lalu. Tepatnya pada 10 April 2014.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Deslina

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

9 jam ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

10 jam ago

Sempat Disembunyikan, Toyota Land Cruiser Bupati Kuansing Akhirnya Tiba di Rupbasan KPK

Toyota Land Cruiser 300 GR-S yang diduga terkait kasus suap Bupati Kuansing tiba di Rupbasan…

10 jam ago

Kasus Dugaan Pimpinan Ponpes dan Santri di Kuansing Berakhir Damai, Polisi Tetap Lakukan Pendalaman

Kasus dugaan pimpinan ponpes menjalin hubungan dengan santri hingga memiliki anak menghebohkan Kuansing. Polisi menyebut…

10 jam ago

Diduga Sopir Microsleep, Bus Tabrak Truk di Tol Pekanbaru-Dumai, 2 Tewas

Diduga akibat microsleep, Bus Pelangi menabrak truk tronton di Tol Pekanbaru-Dumai. Dua penumpang tewas, 16…

2 hari ago

KM Gading 2 Tenggelam di Perairan Tanjung Buton, 3 Tewas dan 1 Masih Hilang

Tiga orang meninggal dunia, satu hilang, dan tiga selamat setelah KM Gading 2 tenggelam di…

2 hari ago