Muhammad Gibran/Gerardo Rizullah memulangkan ganda unggulan satu asal Malaysia pada babak ketiga Kejuaraan Bulu Tangkis Asia U-17 di Surabaya.(PP PBSI).(jawapos.com)
SURABAYA(RIAUPOS.CO)–Kejutan terjadi di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia U-17. Unggulan pertama asal Malaysia Justin Hoh/M. Fazri Mohammad Razif harus mengakui ketangguhan pasangan nonunggulan dari Indonesia Muhammad Gibran/Gerardo Rizullah. Dalam pertandingan babak ketiga di GOR Sudirman, Surabaya, kemarin, mereka menyerah dua game langsung, 22-24, 16-21.
’’Kami tahu, yang dihadapi adalah unggulan teratas. Tapi, sejak awal saya dan Gerardo tak minder,’’ ungkap Gibran –sapaan karib Muhammad Gibran– setelah pertandingan.
Pebulu tangkis asal Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan itu mengungkapkan, pada game pertama, dirinya dan Gerardo bisa menang mudah. Namun, pada game kedua, lawan mampu memberikan perlawanan. Bahkan, Gibran/Gerardo sempat tertinggal 12-16. Menurut Gibran, lawan mengubah strategi sehingga sempat menyulitkannya.
’’Mereka mengajak main cepat. Tapi, pelatih menyarankan agar kami bermain depan (penempatan shuttlecock),’’ jelas Gibran.
Ya, pelatih Gibran/Gerardo Luluk Hadiyanto memang cepat membaca perubahan strategi lawan. Menurut Luluk, pasangan Malaysia punya tenaga yang lebih kuat ketimbang anak asuhnya. ’’Sempat terpancing strategi lawan yang membuat Gibran/Gerardo keteteran dan tertinggal jauh. Saya bilang ke mereka, mainkan tempo lambat dan kasih shuttlecock di bagian depan,’’ kata Luluk.
Hanya, pria yang pernah menjadi ganda putra nomor satu dunia bersama Alvent Yulianto itu tak mau anak asuhnya cepat puas. Baginya, perjuangan di perempat final jauh lebih berat. Untuk bisa menembus semifinal, Gibran/Gerardo akan menantang pasangan Thailand Tatchapol/Chakkapat Norkhat.
Editor : Deslina
Sumber: Jawapos.com
Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…
Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…
Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…
Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…
HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…
PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…