Categories: Olahraga

Asa Die Mannschaft Setinggi Bayaran Der Trainer Hansi

BERLIN (RIAUPOS.CO) – Perjalanan karier Hans-Dieter Flick dianggap sebagai dambaan setiap pelatih di dunia. Di level klub, pelatih yang akrab disapa Hansi itu membawa Bayern Munchen meraih sextuple (enam gelar) dalam kalender 2020.

Kesuksesan yang berlanjut ke timnas Jerman sejak tahun lalu dengan tidak terkalahkan dari 13 pertandingan di semua ajang. Tidak berlebihan kalau Hansi dibebani target tinggi untuk membuat Die Mannschaft –sebutan timnas Jerman– berprestasi lagi di Piala Dunia 2022 yang kurang empat bulan lagi.

Apalagi, Manuel Neuer dkk tampil memalukan dalam edisi terakhir di Rusia empat tahun silam. Die Mannschaft kandas di fase grup. Capaian terburuk mereka sejak Piala Dunia menggunakan format fase grup.

Tingginya asa Die Mannschaft berbanding lurus dengan gaji yang diterima Hansi. Seperti dilansir Finance Football Rabu (13/7/2022), Hansi menjadi pelatih kontestan Piala Dunia 2022 dengan gaji tertinggi.

Yaitu, GBP 5,5 juta (Rp98,5 miliar) per tahun. Predikat yang sekaligus menahbiskan der trainer berusia 57 tahun tersebut sebagai pelatih timnas dengan bayaran termahal dunia.

”Justru tidak mudah menjadi seperti dia (Hansi, red). Menangani timnas yang mengalami transisi (setelah kegagalan di Piala Dunia 2018, red),” kata Direktur Timnas Jerman Oliver Bierhoff seperti dilansir Bavarian Football Works.

Pada kenyataannya, bersama Hansi, Die Mannschaft kembali menjadi timnas yang disegani. Paling kentara adalah produktivitas gol.

Die Mannscaft era Hansi menghasilkan 42 gol dan kebobolan 8 gol hanya dalam 13 pertandingan (9 kali menang dan 4 kali seri).

”Tim ini selalu ingin mencetak gol di setiap laga karena ketika Anda bernafsu mencetak gol, peluang menang semakin terbuka,” tutur Hansi kepada Bild.

Tantangan Hansi untuk membawa Jerman meraih bintang kelimanya (baca: juara Piala Dunia) di Qatar dibumbui rekor tercepat.

Hansi baru 1 tahun 4 bulan menangani Jerman. Artinya, kalau juara di Qatar, dia akan mengekor Luiz Felipe Scolari yang memenangi Piala Dunia 2002 hanya setahun berselang setelah menangani Brasil.

”Jerman (di tangan Hansi, red) sedang membangun kekuatan sebagaimana kami tiga tahun lalu (yang kemudian berbuah juara Euro 2020 pada tahun lalu, red).”

”Bagi saya, Jerman tetap tim hebat,” tutur allenatore Italia Roberto Mancini kepada Sport.

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Sidak Kecamatan Marpoyan Damai, Wako Pekanbaru Minta Pelayanan Lebih Cepat

Wali Kota Pekanbaru sidak Kecamatan Marpoyan Damai dan menekankan pelayanan cepat serta kenyamanan warga.

13 jam ago

Distankan Pekanbaru Periksa 3.754 Hewan Kurban, Belum Temukan Kasus Penyakit

Distankan Pekanbaru telah memeriksa 3.754 hewan kurban dan memastikan belum ditemukan kasus penyakit.

13 jam ago

Tiga Wakil Rektor Umri Dilantik, Siap Perkuat Tata Kelola Berstandar Internasional

Umri melantik wakil rektor baru dan menargetkan penguatan tata kelola kampus menuju standar internasional.

13 jam ago

Unri Lepas 1.891 Wisudawan, Alumni Diminta Jaga Nama Baik Almamater

Universitas Riau mewisuda 1.891 lulusan dan mengajak alumni menjadi generasi adaptif, inovatif, serta berdaya saing.

13 jam ago

Polres Bengkalis Menang Praperadilan Kasus Karhutla di Rupat Utara

PN Bengkalis menolak gugatan praperadilan kasus karhutla dan menguatkan keabsahan proses penyidikan Polres Bengkalis.

23 jam ago

Sehari Dicari, Pegawai PNM Pelalawan Ditemukan Mengapung di Sungai Indragiri

Pegawai PNM Ukui, Ardi Yahya, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Indragiri, Inhu

1 hari ago