Categories: Olahraga

Waspadai Wajah Baru Taktik Prasejarah Tuan Rumah

MADRID (RIAUPOS.CO) – Kekesalan tactician Manchester City Pep Guardiola terhadap taktik pragmatis entrenador Atletico Madrid Diego Simeone pada first leg perempat final Liga Champions pekan lalu (6/4) memicu polemik.

Itu setelah Pep menjuluki skema main 5-5-0 ala Cholo –julukan Diego Simeone– sebagai taktik prasejarah. Ucapan Sang Filsuf –julukan Pep Guardiola– sempat menyulut reaksi dari kapten Atletico Madrid, Koke bahwa dia mencintai dan selalu bangga membela klub berjuluk Los Colchoneros itu.

Koke mengklaim Atletico akan tampil beda dalam second leg di Estadio Wanda Metropolitano dini hari nanti (siaran langsung Champions TV 2/Vidio pukul 02.00 WIB).

Di Etihad, Cholo memainkan Sime Vrsaljko dan Renan Lodi yang memang fullback sebagai wingback. Meski memiliki kemampuan menyerang yang tidak buruk, tetap saja mereka cenderung bermain sebagai bek keempat dan kelima menemani trio Stefan Savic-Felipe-Reinildo.

Dini hari nanti, Simeone sudah bisa memainkan Yannick Carrasco yang memang spesialisasi wingback kiri. Carrasco bebas dari sanksi kartu merah yang membuatnya absen dalam tiga pertandingan. Untuk mengimbanginya, Marcos Llorente juga bisa kembali beroperasi sebagai wingback kanan ketimbang gelandang seperti di Etihad

Wajah baru lainnya dari taktik prasejarah bisa terjadi di lini serang via Luis Suarez. Sejak terlibat friksi dengan Simeone sehingga lebih banyak ditempatkan di bangku cadangan, Atletico kehilangan striker yang bisa jadi pembeda dalam laga besar.

Pengalaman Suarez membela Liverpool FC dan FC Barcelona tentu sangat berguna dalam laga melawan City.

’’Jika mampu memaksimalkan semua potensi dalam tim, kami yakin bakal melewati tantangan ini,’’ tutur Koke, seperti dilansir Mundo Deportivo.

Bermain di Wanda Metropolitano juga bisa menambah kekuatan Atletico. Musim ini, dari 20 laga kandang, Atletico hanya menelan empat kekalahan dengan mencetak 37 gol berbanding 19 kebobolan. Sangat kontras jika dibandingkan ketika tampil tandang. Dari 23 laga tandang, hanya 10 laga yang berhasil dimenangi dengan 43 kali kebobolan dan mencetak 35 gol.

’’Laga nanti akan berbeda karena mereka (Atletico, red) tampil di kandang dan didukung puluhan ribu suporter. Pastinya mereka bermain lebih agresif,’’ ucap Pep kepada BBC Sport.

Hanya, dukungan suporter Atletico tereduksi dini hari nanti. Sebab, sebagian tribun Wanda Metropolitano diminta UEFA untuk ditutup sebagai sanksi atas salam Nazi yang dilakukan pendukung Atletico dalam first leg di Etihad

’’Setidaknya Atletico kehilangan dukungan 5 ribu fans mereka,’’ klaim Marca.

 

Sumber: Jawa Pos

Editor: Edwar Yaman

 

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Mobil Ayah Sendiri Digondol Anak Kandung, Polisi Bergerak Cepat Tangkap Pelaku

Pria di Kampar ditangkap usai diduga mencuri mobil dan ponsel milik ayah kandungnya. Pelaku juga…

56 menit ago

HSBL Seri Perawang Resmi Bergulir, Siak Bidik Lahirkan Wakil Tangguh ke DBL

Riau Pos-HSBL 2026 Seri Perawang resmi dibuka di GOR Tualang. Pemkab Siak berharap kompetisi melahirkan…

2 jam ago

Teror Monyet Belum Usai, Pembelajaran Daring Diterapkan Demi Keselamatan Siswa

Teror monyet liar di Tembilahan kini mengganggu aktivitas sekolah. Siswa dipulangkan dan pembelajaran daring diterapkan…

2 jam ago

Tiga Hari Dicari, Satu Korban Kapal Tenggelam Ditemukan Tewas, Satu Masih Hilang

Tim SAR menemukan Amir meninggal dunia pada hari ketiga pencarian korban kapal tenggelam di Meranti.…

2 jam ago

Pendaftaran Masih Dibuka, 830 Peserta Sudah Amankan Tempat di Gowes Merdeka

Peserta Riau Pos Gowes Merdeka 2026 telah mencapai 830 orang dari 81 komunitas. Pendaftaran masih…

2 jam ago

Petani Diserang Beruang Madu Saat Bekerja, Terluka Parah dan Dilarikan ke RSUD Selasih

Petani di Pelalawan diduga diserang beruang madu saat menyadap karet. Korban terluka parah dan dirawat…

6 jam ago