Categories: Olahraga

Nil Maizar: Saatnya Kencangkan IkatÂ

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Hingga beberapa bulan ke depan, pelaku sepak bola tanah air menghadapi kondisi yang sulit. Mereka akan terus mendapatkan gaji 25 persen dari nilai kontrak sampai Juni. Bahkan, tidak tertutup kemungkinan pemasukan dari gaji terhenti jika kompetisi tidak berlanjut.

Situasi tersebut juga dialami para pemain Persela Lamongan. Karena itu, pelatih Persela Nil Maizar pun mengirim pesan kepada anak asuh untuk cerdik mengelola keuangan. 

’’Pemain harus mengecilkan pinggang. Mereka harus mengencangkan ikat pinggang,’’ pesan Nil.

Pesan tersebut dikirim langsung oleh Nil kepada para pemainnya. Meski tidak ada latihan sejak 22 Maret, pelatih asal Sumatera Barat tersebut tetap menjaga komunikasi dengan Eky Taufik dkk. Saat berkomunikasi itu, Nil tidak lupa menyelipkan pesan. 

Salah satunya menyangkut penggunaan uang. Sebab, mulai Maret hingga Juni, pemain hanya akan digaji 25 persen.

Jika tidak cerdik mengelolanya, tentu pemain bisa kelimpungan. Terlebih yang sudah berkeluarga. 

’’Tapi, pemain-pemain muda juga harus hemat. Jangan sampai karena merasa tidak ada tanggungan, mereka seenaknya menggunakan uang,’’ kata Nil.

Mantan pelatih tim nasional itu selalu mengingatkan kepada mereka untuk memilih prioritas ketika belanja. Kalau barangnya tidak benar-benar diperlukan, mereka diminta menahan diri. Tidak membelinya dulu.

’’Kalau dalam sehari mereka bisa belanja Rp100 ribu, ya sekarang dikurangi minimal separo. Kalau dalam sepekan bisa belanja Rp1 juta, ya sekarang ditekan jadi Rp200 ribu atau Rp250 ribu,’’ papar Nil.

Nil memandang langkah-langkah penghematan tersebut sangat penting. Apalagi, kelanjutan kompetisi belum jelas. Di satu sisi, kebanyakan pemain hanya mengandalkan gaji untuk biaya hidup.

Sumber: JawaPos.com
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Lift Barang Jatuh dari Lantai 7, Tiga Pekerja Kritis

Lift proyek RS Santa Maria jatuh dari lantai tujuh. Tiga pekerja luka berat dan dirawat…

7 jam ago

PLN Kebut Perluasan Listrik di Meranti, Jaringan Baru Tembus 40,25 KMS

PLN percepat perluasan jaringan listrik di Kepulauan Meranti hingga 40,25 KMS. Ratusan KK di pelosok…

7 jam ago

DPRD Bengkalis Soroti Pemadaman Listrik, PLN Diminta Benahi Sistem

Pemadaman listrik di Bengkalis disorot DPRD. PLN diminta perbaiki sistem, atur jadwal lebih manusiawi, dan…

8 jam ago

Elpiji 3 Kg Langka di Meranti, Warga Sudah Dua Hari Keliling Cari Gas

Kelangkaan elpiji 3 Kg terjadi di Meranti akibat distribusi terlambat. Warga kesulitan mendapat gas, pemerintah…

12 jam ago

RS Awal Bros Gandeng BRI Life, Luncurkan Layanan Premium The Private Suites

RS Awal Bros dan BRI Life meluncurkan The Private Suites, layanan rawat inap premium berstandar…

13 jam ago

Jukir Nakal di Cut Nyak Dien Diperingatkan, Tarif Parkir Tak Boleh Seenaknya

Dishub Pekanbaru beri peringatan jukir di Cut Nyak Dien usai aduan tarif parkir mahal. Pelanggaran…

13 jam ago