PRAHA (RIAUPOS.CO) – Dua pembalap Yamaha, Maverick Vinales dan Valentino Rossi, mendapat penilaian berbeda jelang MotoGP Austria 2020 di Sirkuit Red Bull Ring, Ahad (16/8/2020),
Vinales tampil buruk di MotoGP Ceko akhir pekan lalu. Start dari posisi lima, pembalap asal Spanyol itu terpuruk setelah finis di posisi 14. Sementara Rossi mendapat hasil impresif dengan finis kelima meski harus start dari posisi sepuluh.
Pengamat MotoGP asal Italia, Carlo Pernat, mengatakan, penampilan Vinales sangat memalukan di MotoGP Ceko. Terlebih Vinales saat ini berstatus sebagai pembalap nomor satu Yamaha.
"Saya beri Vinales nilai 3. Jika Dovizioso memalukan, Vinales super memalukan. Tidak ada alasan lagi bagi dia. M1 dikembangkan berdasarkan arah Vinales, dia sangat senang, tapi dia justru tampil lebih buruk dari biasanya," ujar Pernat dikutip dari GP One.
Pernat kemudian memuji Rossi yang terus meningkat performa dalam dua balapan terakhir MotoGP 2020. The Doctor, diklaim Pernat, berpeluang merebut podium MotoGP Ceko jika start dari posisi yang lebih baik.
"Saya tidak tahu apakah Yamaha mau mengontrak Vinales saat ini. Vinales benar-benar membuat saya kecewa, tidak seperti Rossi yang memberikan segalanya," ucap Pernat.
"Jika Rossi start dari baris kedua, dia bisa saja meraih podium karena tampil bagus. Saya memberi Rossi nilai 7,5," sambung Pernat.
Beruntung bagi Vinales, hasil di MotoGP Ceko tidak mengubah posisi pembalap berjuluk Top Gun itu di klasemen MotoGP 2020. Vinales tetap di posisi kedua klasemen sementara dengan 42 poin, tertinggal 17 poin dari Fabio Quartararo.
Sumber: GP One/CNN/Daily Star
Editor: Hary B Koriun
Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Siak meringkus dua dari empat pelaku jambret asal Pekanbaru yang…
Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir mencatat lonjakan kasus DBD dan malaria hingga September 2026, serta…
KPJ Healthcare Malaysia dan BRK Syariah menggelar health talk di Pekanbaru untuk mengedukasi masyarakat mengenai…
BKPSDM Kabupaten Rokan Hilir menyerahkan SK Pelaksana Tugas (Plt) untuk mengisi kekosongan posisi pimpinan di…
Satu korban hilang akibat galodo Solok ditemukan meninggal dunia pada Jumat (25/9/2026). Total korban jiwa…
Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Bengkalis menggagalkan penyelundupan 28,3 kg sabu jaringan internasional dan menangkap…