Categories: Olahraga

Perang Bintang

(RIAUPOS.CO) — Laga menarik bakal terhidang di babak perempatfinal Piala Afrika 2019 saat Pantai Gading melawan Aljazair, Kamis (11/7).
Seru untuk disaksikan, lantaran partai yang bakal menjadi penentu satu posisi di semifinal Piala Afrika 2019 ini bakal dihias oleh gerakan banyak bintang yang bermain di tim besar Eropa. Mulai dari Wilfred Zaha di Pantai Gading hingga Riyad Mahrez di Aljazair.
Kalau menilik pada jumlah amunisi bintang yang ada di kedua kubu, Les Elephants rasanya akan lebih menang dibandingkan The Greens yang mayoritas bintangnya cuma tampil di tim medioker.
Namun kalau melihat hasil kedua negara selama di Piala Afrika 2019, status kebintangan tersebut layak dibimbangkan. Di mana Aljazair justru lebih menang dengan hasil sering unggul di empat laga, sementara Pantai Gading pernah merasai satu kali kekalahan atas Maroko di fase grup.
Tolok ukur tersebut juga yang kemudian mampu membikin The Greens lebih layak untuk difavoritkan di duel perempatfinal Piala Afrika 2019 nanti.
Bekal catatan mengesankan rekor duel Aljazair juga disokong oleh permainan mereka yang sejauh Piala Afrika 2019 ini lebih padu dan menjanjikan.
Meskipun ada winger Manchester City ini yang kebintangannya melampaui pilar lainnya, The Greens terbukti tidak serta merta bertekan penuh pada amunisi berusia 28 tahun tersebut.
Lantaran disaat playmaker bernomor punggung 7 ini dapat dikawal ketat, justru punggawa lainnya mampu mengemuka sebagai penentu kemenangan, seperti yang dilakukan Youcef Belaili ke gawang skuat tangguh Senegal di fase grup C Piala Afrika 2019.
Pelatih Pantai Gading Ibrahim Kamara meminta timnya jangan cepat berpuas diri.  Pasalnya, bukan perkara mudah menundukkan Aljazair. Pada babak 16 besar, Riyad Mahrez dan rekan-rekan menundukkan Guinea tiga gol tanpa balas. Ini modal berharga bagi El Khadra sebelum meladeni Pantai Gading.
“Ada tujuh pertandingan di kompetisi ini (sampai final). Kami baru memainkan empat laga, masih ada tiga yang tersisa,” kata juru taktik 53 tahun, dikutip dari Cafonline, Rabu (10/7).(eca)


Laporan JPG, Yamoussoukro

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

2 hari ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

2 hari ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

2 hari ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

2 hari ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

3 hari ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

3 hari ago