the-daddies-tanpa-pesaing-berat
NEW DELHI (RIAUPOS.CO) – Persaingan India Open 2022 tidak akan seketat biasanya. Banyak pemain papan atas yang absen dalam turnamen level super 500 tersebut. Hal itu membuat langkah M Ahsan/Hendra Setiawan bisa sedikit longgar. Pasangan berjuluk The Daddies itu juga semakin mengukuhkan posisinya sebagai unggulan pertama.
Dari hasil undian, Ahsan/Hendra berada di pul atas. Pada pertandingan pertama di K. D. Jadhav Indoor Hall, New Delhi, hari ini (11/1), mereka akan menghadapi Prem Singh Chouhan/Rajesh Verma. Itu akan menjadi pertemuan pertama Ahsan/Hendra melawan pasangan India non unggulan tersebut.
Persaingan makin longgar saat unggulan keempat Ben Lane/Sean Vendy mengundurkan diri. Hal tersebut terjadi setelah Vendy dan pelatih Nath Robertson terkonfirmasi positif Covid-19 pada Minggu (9/1) lalu. Mereka terdeteksi sebelum berangkat ke India. Hal yang sama terjadi kepada Sai Praneeth dan Dhruv Rawat yang batal mengikuti India Open 2022 karena positif Covid-19.
Praktis, pesaing berat Ahsan/Hendra tinggal Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty yang menjadi unggulan kedua. Rankireddy/Chirag Shetty berada di pul bawah. Jika sesuai skenario, mereka akan bertemu Ahsan/Hendra pada babak final. Melawan ganda ranking ke-10 dunia itu, Ahsan/Hendra juga masih unggul.
Dari empat pertemuan, Ahsan/Hendra mengoleksi tiga kemenangan. Sebanyak dua di antaranya diraih dari dua pertemuan terakhir di Thailand Open dan Indonesia Masters 2020. Semua dengan straight game.
Hendra mengaku belum berpikir terlalu jauh untuk memenangkan gelar. "Kalau dari saya sih ingin menembus semifinal dulu ya. Soalnya masih ada wakil dari Malaysia dan India yang bagus juga," kata Hendra kepada JPG, kemarin.
Ahsan/Hendra memang patut mewaspadai Ong Yew Sin/Teo Ee Yi yang menjadi unggulan ketiga. Kemungkinan mereka bisa bertemu di semifinal. Secara peringkat dan head-to-head, Ahsan/Hendra memang unggul dari pasangan ranking ke-11 itu.
Dari tiga pertemuan, Ahsan/Hendra berhasil memenangkan dua pertandingan. Hanya saja, dua pertandingan terakhir berjalan ketat dengan rubber game. Pertemuan terakhir dimenangkan Ahsan/Hendra 12-21, 21-19, 21-19 di French Open 2019 lalu.
"Mereka performanya lagi naik. Kami harus lebih waspada lagi. Peluang masih 50-50 ya. Yang penting kami beri yang terbaik saja," kata peraih emas Olimpiade Beijing 2008 tersebut.
Capaian Ong/Teo juga tidak sembarangan. Mereka berhasil mencapai semifinal Kejuaraan Dunia 2021 pada Desember lalu. Dalam turnamen itu, Ong/Teo menumbangkan Rankireddy/Shetty dan juara Olimpiade Tokyo 2020 Lee Yang/Wang Chi-Lin.
Lebih lanjut, Ahsan berharap cedera engkelnya tidak akan mengganggu saat tampil di India Open 2022 ini. "Sejauh ini kondisi saya sudah lumayan baik. Sudah latihan terus. Semoga tidak kambuh lagi saat di sana," ujar Ahsan.(gil/c13/bas/jpg)
Grand Zuri Pekanbaru gelar Showcase Iftar Nusantara Ramadan 2026, perkenalkan paket buka puasa untuk klien…
PTPN IV PalmCo salurkan 6 juta bibit sawit bersertifikat, dampingi 93 koperasi dan dorong sertifikasi…
Mitsubishi hadirkan Destinator 55th Anniversary Edition berbasis varian tertinggi, berstatus limited dengan harga Rp520,5 juta.
Rayakan HUT ke-7, The Zuri Hotel Pekanbaru gelar donor darah dan kumpulkan 63 kantong untuk…
Pegadaian perkuat posisi sebagai investasi emas nomor 1, tawarkan layanan mudah, aman, dan dukung misi…
Polresta Pekanbaru ubah nama tiga Polsek sesuaikan pemekaran wilayah, demi permudah layanan kepolisian bagi masyarakat.