permalukan-arsenal-brighton-akhiri-puasa-7-laga-tak-pernah-menang
LONDON (RIAUPOS.CO) – Brighton & Hove Albion mengakhiri tujuh pertandingan tanpa menang di Premier League Inggris. Puasa Brighton dipungkasi dengan kemenangan mengejutkan atas tuan rumah Arsenal dengan skor 2-1 di Stadion Emirates, London, Sabtu (9/4/2022).
Hasil tersebut membuat Arsenal tetap berada di urutan kelima dengan 54 poin. The Gunners tertinggal tiga angka di belakang Tottenham Hotspur yang berada di peringkat keempat. Tottenham sendiri sukses menggasak Aston Villa 4-0, lewat hatt-rick Son Heung-Min (3, 66, 71) dan Dejan Kulusevski pada menit ke-50.
Manajer Arsenal Mikel Arteta harus mengubah susunan pemain Arsenal karena rangkaian cedera pemainnya. Bahkan, gelandang Granit Xhaka diposisikan sebagai bek kiri.
Brighton membuka keunggulan lewat gol Leandro Trossard pada menit ke-28. Tendangan Trossard tidak mampu diadang kiper Arsenal, Aaron Ramsdale.
Perubahan formasi memberi harapan bagi Arsenal pada babak kedua. Tetapi, harapan itu musnah karena Brighton menggandakan keunggulan lewat Enock Mwepu pada menit ke-66. Mwepu melepaskan tendangan setengah voli untuk menjebol gawang Arsenal.
Arsenal memperkecil kedudukan satu menit sebelum babak normal berakhir lewat Martin Odegaard. Tembakan jarak jauh Odegaard sempat terbelokkan badan pemain lawan untuk melewati kiper Robert Sanchez.
Setelah gol itu, Brighton mampu bertahan dengan baik untuk mengamankan kemenangan.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Edwar Yaman
Dinas PUPR Kampar memperbaiki lebih dari 10 titik jalan di Bangkinang dan Bangkinang Kota demi…
Pemkab Siak membagikan 49.360 seragam sekolah gratis bagi siswa baru SD dan SMP di 294…
Pegawai PNM Ukui, Pelalawan, tenggelam di Sungai Indragiri saat menuju lokasi survei kebun di Kecamatan…
Pemkab Rohul menegaskan komitmen melestarikan tradisi suluk sebagai identitas daerah dan benteng moral masyarakat Negeri…
Ratusan warga memadati operasi pasar murah di Rambah Hilir untuk mendapatkan sembako murah menjelang Hari…
Sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Kepulauan Meranti tahun 2026 dipasok dari luar daerah karena…