Categories: Olahraga

Pelatih Vietnam Puji Kecepatan Pemain Sayap Indonesia

MANILA (RIAUPOS.CO) — Sisi sayap timnas U-23 Indonesia dinilai berbahaya oleh pelatih Vietnam Park Hang Seo menjelang pertemuan kedua tim di final sepak bola putra SEA Games 2019, Selasa (10/12).

"Indonesia membuat 17 gol di fase grup SEA Games ini, di mana 70-80 persen di antaranya bersumber dari pergerakan di sayap kanan dan kiri. Itu menjadi salah satu perhatian kami dalam persiapan untuk laga final," ujar Park di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Senin.

Di sisi lebar lapangan, pelatih asal Korea Selatan itu menganggap Indonesia memiliki pemain-pemain yang cepat.

Saddil Ramdani dan kawan-kawan dipandang lekas melakukan transisi dan mampu mengorganisasi diri dengan baik.

"Para pemain Indonesia mengetahui tugas dan posisi mereka masing-masing. Transisi mereka sangat cepat," tutur Park.

Pertandingan final SEA Games 2019 yang mempertemukan timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Selasa (10/12), mulai pukul 20.00 waktu setempat atau 19.00 WIB.

Vietnam sendiri mengalami situasi yang kurang menguntungkan menjelang final SEA Games 2019 setelah kapten mereka Nguyen Quang Hai cedera.

Meski demikian, Park menegaskan bahwa hal tersebut bukanlah sesuatu yang membuatnya khawatir.

"Kami bermain sebagai tim dan kami berlaga untuk meraih satu tujuan yaitu juara," kata dia.

Di level SEA Games, pertemuan kedua negara di final sepak bola putra adalah yang pertama sepanjang sejarah.

Laga tersebut juga menjadi ajang penuntas paceklik emas sepak bola putra SEA Games bagi Indonesia dan Vietnam. Jika Indonesia terakhir kali merebut emas pada SEA Games 1991, Vietnam jauh lebih lama.

Medali emas sepak bola putra SEA Games Vietnam sebelumnya datang pada tahun 1959, atau edisi pertama SEA Games yang kala itu bernama Southeast Asian Peninsular Games (SEAP Games). Vietnam sendiri ketika itu masih disebut Vietnam Selatan.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Pria Asal Dairi Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Salo Kampar

Seorang pemuda asal Dairi berusia 21 tahun ditemukan meninggal tergantung di Ruko Apotek Rama Farma,…

8 jam ago

Atasi Kelangkaan dan Dugaan Mafia Solar Subsidi, DPRD Riau Bawa Wacana Pembentukan Satgas

DPRD Provinsi Riau mengusulkan pembentukan Satgas Solar terpadu untuk memberantas dugaan mafia, penyelewengan, dan antrean…

9 jam ago

Razia Pekat Satpol PP Kuansing: 6 LC diamankan, 1 LC Remaja Positif Penyakit Menular

Satpol PP Kuansing menggelar razia warung remang-remang di Desa Marsawa. Enam LC diamankan, satu di…

9 jam ago

Kesaksian Plt Kadis Perkim Pekanbaru di PN Pekanbaru: Diperas Rp35 Juta Bermodus Berita Flexing

Plt Kadis Perkim Pekanbaru Martin Manoluk memberikan kesaksian di PN Pekanbaru terkait dugaan pemerasan dan…

9 jam ago

Bebani Jalan Kota, DPRD Pekanbaru Minta Pemko Segera Matangkan Pembangunan Jalan Lingkar 70

DPRD Kota Pekanbaru mendukung penuh langkah Pemko mematangkan pembangunan Jalan Lingkar 70 guna mengurai kemacetan…

1 hari ago

Belum Tersentuh Pemkab, Warga Parit 16 Tembilahan Swadaya Cor Jalan Rusak

Warga Lorong Karya Bersama Parit 16 Tembilahan, Inhil, terpaksa bergotong-royong mengecor jalan rusak secara swadaya…

1 hari ago