relokasi-atlet-pplp-riau-tunggu-pu
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Asrama atlet di kawasan Sport Center Rumbai akan direnovasi Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Riau pada Juli 2022. Namun, hingga pekan pertama bulan ini, pekerjaan renovasi belum juga dimulai.
Dengan demikian maka relokasi atlet Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) yang selama ini diinapkan di asrama atlet tersebut ditunda.
"Saat ini semua atlet masih di asrama atlet karena renovasi belum dimulai. Kami masih menunggu kabar dari dinas PU saja. Kalau mereka bilang kosongkan maka akan kami pindahkan atlet PPLP kita," ujar Kadispora Riau H Boby Rachmat SSTP MSi didampingi Kepala Bidang Pembudayaan Prestasi Olahraga Dispora Riau Rinov Eka Mondrie, Kamis (7/7).
Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Riau selaku pembina PPLP Riau sudah mengatur langkah mencari alternatif untuk penginapan atlet PPLP tersebut. Lebih lanjut Boby menjelaskan ada beberapa atlernatif untuk penginapan atlet PPLP. "Mereka akan dipindahkan ke beberapa venue yang memiliki ruangan-ruangan seperti Stadion Kaharuddin dan lainnya. Tapi yang jelas di sekitar Sport Center Rumbai biar tidak jauh dengan tempat sekolah mereka," ujar Boby.
Dispora juga sudah berkoordinasi dengan pelatih PPLP cabang olahraga yang akan direlokasi tersebut. Para pelatih dipanggil untuk ikut rapat pada 29 Juni lalu. Rapat ini dipimpin Kepala Bidang Pembudayaan Prestasi Olahraga Rinov Eka Mondrie didampingi Kepala Sub Koordinator Olahraga dan Sentra Olahraga Hans Remon.
Tahun ini, sebanyak 125 atlet dari 15 cabang olahraga dibina. Jumlah ini berkurang dari tahun lalu, di mana sebanyak 138 atlet dari 17 cabang olahraga yang dibina bersumber dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Riau. Mereka efektif masuk asrama sejak 24 Februari 2022. Ke-15 cabang olahraga yang dibina tahun ini adalah atletik (tujuh atlet), bolavoli (14 atlet), bulutangkis (sembilan atlet), dayung (14 atlet), judo (enam atlet), karate (enam atlet), panahan (delapan atlet), taekwondo (delapan atlet), tinju (empat atlet), pencak silat (8 atlet), senam (6 atlet), renang (enam atlet), sepakbola (16 atlet), panjat tebing (enam atlet), dan anggar (enam atlet).
Dari 15 cabang olahraga tersebut, enam di antaranya yakni bulutangkis, taekwondo, tinju, anggar, panjat tebing, dan dayung, atletnya tidak diinapkan di asrama atlet. Anggar, panjat tebing, dan dayung di luar Pekanbaru. Taekwondo dan tinju di Marpoyan. Sedangkan bulutangkis di jalan Riau.(ifr)
Laporan DENNI ANDRIAN, Pekanbaru
Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…
Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…
BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…
Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…
Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…
Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…