Categories: Olahraga

Jonatan Christie Satu-satunya Tunggal Putra Indonesia yang Tersisa

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Hari ini, Rabu (8/1), Jonatan mengalahkan Daren Liew asal Malaysia dalam rubber game skor 21-10, 16-21, 21-15.

Laga ini selesai dalam tempo 64. Kemenangan ini adalah pembalasan Jonatan atas Liew pada Kejuaraan Dunia 2018.

"Di pertandingan tadi, saya merasa tidak bisa mengubah strategi dan pola main dengan cepat. Misalnya dengan perubahan kondisi angin atau lawan mengubah permainan, kan strateginya harus berubah juga. Nah saya masih harus belajar lagi untuk lebih cepat adaptasi dan mengubah strategi, jangan sampai terlambat," kata Jonatan dikutip dari siaran pers PP PBSI.

Penampilan Jonatan sangat solid pada game pertama. Namun, pemain nomor enam dunia itu menurun pada game kedua.

Pada awal game ketiga, Jonatan sempat tertinggal 2-7. Namun setelah itu, Jonatan mampu menyamakan kedudukan menjadi 10-10 dan akhirnya memenangkan pertandingan.

Salah satu faktor yang membuat Jonatan menang adalah Liew yang mengalami cedera pada pinggangnya. Dia memang bisa menuntaskan pertandingan. Namun, pada akhir game kedua, Liew beberapa kali memegangi bagian belakang tubuhnya.

Pemain nomor 30 dunia itu, memang baru saja sembuh dari cedera punggung.

"Pada game ketiga kenapa saya bisa menyusul? Karena dari pikirannya dulu yang dikuatkan lagi, saya berpikir, bahwa saya tidak bisa main begini terus, saya tidak boleh banyak angkat bola karena serangan belakang dia bagus. Jadi sebisa mungkin saya harus menurunkan bola," tambahnnya.

Pada babak kedua, Jonatan akan melawan Rasmus Gemke. Jonatan unggul 2-1 dalam rekor head-to-head melawan pemain asal Denmark itu. Namun, pada pertemuan terakhir di Denmark Terbika 2019, Jonatan kalah dengan skor 17-21, 21-23.

"Dia adalah pemain yang bagus, dia tipikal pemain Eropa sering ‘dorong-dorong’ bola. Ini harus saya antisipasi, dia juga punya defense rapat, punya kecepatan juga. Dari diri saya, harus ekstra siap, fokusnya dijaga dan adaptasi pola main tidak boleh telat lagi seperti tadi," ujar Jonatan mengomentari Gemke.

Sementara itu, tiga tunggal putra Indonesia sudah terhenti di babak pertama.

Shesar Hiren Rhustavito dikalahkan Lee Cheuk Yiu (Hong Kong) dengan skor 18-21, 16-21. Sedangkan Tommy Sugiarto takluk di tangan Viktor Axelsen (Denmark) dengan skor 13-21, 8-21.

Unggulan kedelapan Anthony Sinisuka Ginting juga secara mengejutkan disingkirkan Huang Yuxiang asal Cina dengan skor 16-21, 20-22.

Dengan demikian, Jonatan adalah satu-satunya pemain tunggal Indonesia yang melaju ke babak kedua.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

21 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

21 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

1 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

2 hari ago