Categories: Nasional

Komisioner KPU Wahyu Setiawan Miliki Harta Rp12 Mliar

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meringkus komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan pada Rabu (8/1) siang. KPK menduga, terjadi transaksi suap yang diduga diterima Wahyu.

Menelisik Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan pada 31 Desember 2018, Wahyu memiliki total harta kekayaan senilai Rp12 miliar. Total harta itu tercatat dari berbagai bentuk.

Komisioner KPU periode 2017-2022 ini tercatat memiliki harta berupa benda tidak bergerak, yakni tanah dan bangunan yang di Banjarnegara, Jawa Tengah. Total harta itu senilai Rp3,35 miliar.

Selain itu, Wahyu juga tercatat memiliki harta benda bergerak berupa alat transportasi dan mesin senilai Rp1,025 miliar. Sejumlah kendaraan milik Wahyu di antaranya, Mobil Toyota Innova tahun 2012 senilai Rp190 juta, Mobil Honda Jazz tahun 2012 senilai Rp125 juta, serta Mobil Mitsubishi All New Pajero Sport tahun 2018 senilai Rp600 juga.

Kemudian ada Motor Honda Vario tahun 2010 senilai Rp 6 juga, Motor Yamaha F 1 ZR tahun 2003 senilai Rp4 juga, dan Motor Vespa Sprint tahun 2017 senilai Rp40 juta.

Tak hanya itu, Wahyu juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 715 juta. Dia juga tercatat memilki kas dan setara kas senilai Rp 4,98 miliar. Bahkan, Wahyu juga memiliki harta lainnya senilai Rp2,742 miliar.

Sebelumnya, Wahyu Setiawan diduga terjaring OTT KPK pada Rabu (8/1) siang. KPK menduga, telah terjadi pemberian dan penerimaan suap.

"Iya benar, Komisioner KPU atas nama WS (Wahyu Setiawan)," kata Ketua KPK Firli Bahuri dikonfirmasi, Rabu (8/1).

Firli menyampaikan, tim satgas penindakan KPK turut meringkus pemberi dan penerima suap dalam operasi kedap tersebut. Namun, dia belum menjelaskan secara rinci terkait penerimaan suap tersebut.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Bupati Inhu Dorong UMKM Urus Sertifikat Halal Gratis, OPD Diminta Aktif Dampingi

Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…

23 jam ago

APHI Riau Dorong Pelaku Usaha Hutan Garap Peluang Bisnis Karbon Lewat Aturan Baru

APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…

24 jam ago

Diterjang Ombak Besar, Speedboat Rute Kuala Tungkal–Sungai Guntung Karam, Seluruh Penumpang Selamat

Speedboat SB Karya Budi karam diterjang ombak besar di perairan Mandah, Inhil. Berkat kesigapan nakhoda,…

1 hari ago

16 ASN Pemko Pekanbaru Resmi Dilantik, Wako Agung: Kinerja Akan Terus Dievaluasi

Pemko Pekanbaru melantik 16 ASN dalam mutasi dan rotasi jabatan. Wali Kota Agung Nugroho menegaskan…

1 hari ago

Masih Nekat Buang Sampah Sembarangan, 29 Pelanggar di Pekanbaru Ditindak DLHK

DLHK Pekanbaru menindak 29 pelanggar yang membuang sampah sembarangan selama Januari-Juni 2026. Denda Rp11,95 juta…

1 hari ago

Aksi Standing di Jembatan Rantau Berangin Berujung Petaka, Pemuda Kampar Jatuh ke Sungai Kampar

Seorang pemuda di Kampar diduga terjatuh ke Sungai Kampar usai melakukan aksi standing di atas…

1 hari ago