VITOR ROQUE
BARCELONA (RIAUPOS.CO) – Agen Vitor Roque mengancam kliennya akan keluar secara permanen dari Barcelona karena mengganggap mereka tidak diperlakukan secara adil. Ia cemburu melihat pemain La Masia jadi anak emas Xavi Hernandez.
Roque bergabung dengan Barcelona pada bulan Januari dengan nilai awal 30 juta euro, dengan tambahan 31 juta euro. Namun, striker remaja ini kesulitan mendapatkan menit bermain sejak pindah ke Spanyol.
Sejauh ini ia hanya bermain selama 310 menit dalam 13 penampilan. Dan Andre Cury selaku agen kini memperingatkan mereka akan memaksakan penjualan permanen jika keadaan tidak berubah terhadap pemain berusia 19 tahun itu.
“Saya pikir Vitor Roque harus mendapat menit bermain lebih banyak. Tidak ada yang mengerti mengapa mereka tidak memberinya hal itu. Xavi tidak pernah berbicara dengan pemain tersebut, saya tidak memahaminya,” kata Cury kepada RAC1 dikutip dari 90min.
Ia menyadari bahwa Roque harus bekerja dan bekerja lebih keras, dan menunggu peluang. “Tapi saya yakin sudah ada banyak sekali pertandingan di mana menit-menit tersebut bisa diberikan, jadi kita tidak perlu membicarakan masalah ini hari ini,” tegasnya.
Menurut Cury, ia agak bingung dengan perlakuan pada kliennya. Alasannya, dia sangat kuat secara mental dan fisik, dan memiliki sedikit antusiasme untuk menunjukkan kemampuannya.
“Di klub dan pers ada banyak omong kosong yang dibicarakan. Tokoh-tokoh buruk yang mengatakan hal-hal yang tidak benar. Semua ini memang benar adanya. tidak membantu. Lihat apa yang terjadi dengan Vinicius [Junior] di Real Madrid, dia membutuhkan waktu dua musim untuk bermain. Di sini, di Barcelona, kekacauan telah tercipta dalam dua bulan,” ujarnya.
Laporan sebelumnya menyebutkan perwakilan Roque akan berusaha menolak segala upaya untuk meminjamkannya, dan Cury kini mengonfirmasi bahwa kepergian permanen adalah satu-satunya hal yang akan mereka pertimbangkan jika keadaan tidak berubah.
“Kami sudah bicara dengan Deco. Anak itu punya kontrak dengan Barca tapi kami punya pilihan lain untuk mendapatkan uang dua kali lipat,’’ katanya.(jpg)
Pemko Pekanbaru mewajibkan seluruh provider internet ikut menata kabel fiber optic ilegal. Penertiban dilakukan bertahap…
Seorang penyelam di Inhil diduga tenggelam setelah kompresor udara mati saat evakuasi kapal. Tim gabungan…
Restorasi mangrove Teluk Pambang di Bengkalis selama lima tahun membuahkan hasil. Kawasan kini pulih, menarik…
Pemko Pekanbaru menyiapkan pembinaan, penyuluhan, dan penindakan untuk mencegah LGBT dengan melibatkan Satpol PP, mubalig,…
Pemprov Riau mempercepat perbaikan jalan provinsi di Rokan Hulu. Sejumlah ruas telah kembali fungsional, sementara…
Polres Siak menetapkan Kadishub Junaidi sebagai tersangka OTT terkait program kapal gratis. Penyidik masih mendalami…