Categories: Olahraga

Ukir Sejarah, Villarreal Gagalkan Skenario Dobel All English Final

LONDON (RIAUPOS.CO) – Villarreal berhasil menyingkirkan Arsenal dan lolos ke final Liga Europa 2020/2021. Kemenangan Villarreal itu sekaligus menggagalkan skenario All English Final di kompetisi Eropa. Sebab, musim ini klub wakil Inggris mendominasi Eropa. 

Betapa tidak, 3 dari empat klub yang mentas di final kompetisi Eropa musim ini didominasi klub asal Inggris. 

Chelsea dan Manchester City akan bertarung di final Liga Champions. Sedangkan di Liga Europa ada Manchester United (MU). 

Jika saja klub berjuluk Kapal Selam Kuning itu tak menyingkirkan Arsenal di semifinal, maka dua kompetisi Eropa musim ini akan menyajikan All English Final. 

Beruntung, Villarreal berhasil menahan imbang Arsenal pada leg kedua di Emirates Stadium, Jumat (7/5/2021) dini hari WIB sehingga berhak final dengan agregat 2-1.

Tak hanya itu, Villarreal juga mengukir sejarah untuk pertama kalinya melaju ke babak final di kompetisi Eropa. Prestasi terbaik Villarreal di kompetisi Eropa hanya sampai semifinal, yaitu tahun 2006 di Liga Champions serta 2004 dan 2011 di Liga Europa (Piala UEFA). 

Kini Villarreal juga jadi harapan terakhir wakil Spanyol untuk meraih gelar di kompetisi Eropa. Sebelumnya, ada Real Madrid yang sejatinya juga berpeluang untuk melaju ke babak final di Liga Champions musim ini. 

Sayangnya, skuad asuhan Zinedine Zidane itu harus terhenti di babak semifinal usai menyerah dari Chelsea. Madrid menyerah dari Chelsea dengan skor agregat 1-3.

Di pihak lawan, pelatih Arsenal, Mikel Arteta mengaku kesal dengan tersingkirnya anak asuhnya. Yang menarik, pelatih yang menyingkirkan The Gunners adalah Unai Emery, orang yang dipecat Arsenal dan digantikan Arteta.

"Kami hancur. Sangat kecewa. Kami harus memberi selamat kepada Villarreal," kata Arteta dikutip Daily Mail, Jumat (6/5/2021). 

Padahal, Arteta menyebut anak asuhnya sudah bermain cukup baik di laga leg kedua. Namun, lini serang Arsenal tak mampu mencetak gol hingga akhir laga. 

"Kami mencoba segalanya sampai menit terakhir. Saya pikir kami pantas memenangkan pertandingan, tetapi hasil menentukan laga ini. Kami memiliki tiga peluang besar, mereka tidak memiliki apa-apa," tuturnya.

Sumber: UEFA/News/Daily Mail
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Beroperasi Selama 31 Tahun, Mall Legendaris Plaza Citra Pekanbaru Tutup Permanen

Pusat perbelanjaan legendaris Plaza Citra Pekanbaru resmi menghentikan operasional secara permanen setelah 31 tahun melayani…

2 jam ago

16 Tahun Setia Mendampingi Dharma Loka, Coach Dewit Terapkan Ilmu DBL Camp 2025

Coach Dewit sukses mengaplikasikan ilmu dari DBL Camp 2025 untuk membenahi fundamental pemain hingga membawa…

3 jam ago

Kreatif dan Sarat Pesan Lingkungan, Penampilan Tim Dance SMA Stella Gracia Curi Perhatian

Tim dance SMA Stella Gracia Pekanbaru mencuri perhatian publik pada ajang Aqua DBL Dance 2026…

3 jam ago

Perkembangan Penggerebekan MP Club: Polda Riau Tetapkan 5 Tersangka, 3 Orang Dipulangkan

Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menetapkan lima orang tersangka, termasuk empat pekerja THM, terkait kasus…

3 jam ago

Raih 53 Suara di Sidang Senat, Prof Ahmad Fadli Terpilih Jadi Rektor UNRI Periode 2026-2030

Dekan Fakultas Teknik Prof Ahmad Fadli ST MT PhD resmi terpilih sebagai Rektor Universitas Riau…

14 jam ago

Banding Ditolak PT Riau, Abdul Wahid Resmi Layangkan Memori Kasasi ke Mahkamah Agung

Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid resmi mengajukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung usai hukuman…

15 jam ago