INTERNET
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Everton dikabarkan memecat pelatih Marco Silva setelah 18 bulan bertugas. Dilansir BBC, adapun pemecatan ini dilakukan setelah Everton menelan kekalahan 5-2 dari Liverpool pada laga lanjutan Liga Inggris, Rabu waktu setempat.
Ini merupakan kekalahan kekalahan ketiga yang didapat secara beruntun dan kesembilan yang didapat Everton musim 2019/20.
Saat ini, mereka ada di urutan ke-18 atau masuk di zona degradasi dengan hanya memiliki 14 poin.
Pasca pemecatan, Duncan Ferguson ditempatkan sebagai pelatih sementara dan akan mengelola tim melawan Chelsea pada Sabtu mendatang.
Pihak klub mengatakan mereka bakal segera menunjuk manajer baru secepat mungkin.
Dalam laporan disebutkan, David Moyes sebelumnya dirumorkan masuk dalam daftar pengganti sementara yang potensial. Namun urung karena mendapat respon negatif.
Moyes menghabiskan 11 tahun sebagai manajer Everton, dan kembalinya telah dilihat oleh penggemar sebagai langkah mundur mengingat kurangnya keberhasilan sejak berangkat ke Manchester United pada 2013.
Sumber: Pojoksatu.id
Editor: E Sulaiman
DPRD Pekanbaru mendorong Pemko menggratiskan parkir rumah sakit. Parkir dinilai memberatkan keluarga pasien dan perlu…
Revitalisasi Rumah Singgah Tuan Kadi terus berjalan tanpa mengubah struktur bangunan. Koleksi vintage ditambah untuk…
Video diduga pesta waria di THM Pekanbaru viral. Komisi I DPRD mendesak Pemko dan polisi…
Sejumlah jalan poros di Pulau Bengkalis rusak parah dan berlubang dalam. Warga mendesak Pemkab Bengkalis…
Di tengah tingginya angka kemiskinan, 280 keluarga di Kepulauan Meranti memilih mundur dari penerima bansos…
Seorang pekerja marka jalan tewas ditabrak minibus di Pekanbaru. Pengemudi yang lalai dan sempat kabur…