MILAN (RIAUPOS.CO) – AC Milan harus menelan hasil mengecewakan ketika menjalani matchday ketiga Grup H Liga Eropa musim 2020-2021. Menghadapi Lille, Rossoneri harus menyerah dengan skor 0-3 dari lawannya.
Dalam pertandingan yang dimainkan di Stadio San Siro, pada Jumat (6/11/2020) dini hari WIB, Milan memang bermain tidak seperti biasa. Ya, Milan harus rela beberapa kali melihat gawang mereka yang dikawal oleh Gianluigi Donnarumma dapat ancaman dari para pemain Lille.
Pertahanan Milan pun akhirnya runtuh ketika laga berusia 22 menit usai Lille mencetak gol melalui sepakan penalti gelandang asal Turki, Yusuf Yazici. Usai tertinggal, Milan pun coba keluar menyerang. Namun beberapa kans yang mereka dapatkan harus gagal jadi gol.
Sementara pada babak kedua laga ini, Milan kembali harus melihat gawang mereka dibobol untuk kedua kalinya tepatnya di menit ke-55. Kembali Yazici mencatatkan namanya di papan skor, usai tembakan kaki kirinya dari luar kotak penalti tidak bisa diamankan oleh Donnarumma.
Bahkan hanya berjarak 3 menit, Lille berhasil menambah keunggulan mereka atas Milan via hattrick Yazici. Ya, tembakan first-time yang dilepaskan Yazici usai meneruskan umpan dari Jonathan David meluncur deras ke dalam gawang Milan.
Skor 3-0 untuk kemenangan Lille atas Milan pun bertahan hingga pertandingan ini usai. Ini pun menjadi kekalahan perdana Milan sejak 8 Maret 2020. Pada saat itu Milan menelan kekalahan 1-2 dari Genoa di Liga Italia 2019-2020.
Seusai pertandingan, pemain andalan Milan, Brahim Diaz, pun memberikan komentarnya. Diaz mengakui bahwa Milan memang bermain sangat buruk pada saat menelan kekalahan dari Lille di fase grup Liga Eropa 2020-2021.
“Kami tidak memainkan pertandingan yang bagus dan kami memberikan dua gol dengan mudah. Kami perlu meningkat dan tetap fokus untuk pertandingan berikutnya,” jelas Diaz, seperti ditulis Sky Sports.
Diaz sendiri mengakui bahwa dirinya sangat sulit untuk bisa menerima kekalahan yang diderita Milan dari Lille. Meski begitu, Diaz menegaskan bahwa Milan bakal merespons kekalahan tersebut dengan bangkit di laga-laga berikutnya.
“Kami harus melanjutkan seperti yang kami lakukan, malam ini sulit untuk diterima, kami harus tetap berpijak pada tanah dan melanjutkan. Kami tidak punya waktu untuk berbicara satu sama lain, kami akan meresponnya dalam beberapa jam ke depan,” tambah pemain asal Spanyol itu.
Sumber: Sky Sports/News/Socceway
Editor: Hary B Koriun
PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…
PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…
Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…