Cal Crutchlow
SELANGOR (RIAUPOS.CO)– Pembalap LCR Honda Cal Crutchlow kembali mengalami nasib buruk saat mengaspal di MotoGP Malaysia 2019. Pria berkebangsaan Inggris itu harus mengakhiri lomba lebih cepat, yakni di putaran ke-15, setelah terjatuh karena sulit mengerem motor RC213V tunggangannya.
Kesulitan tampak menjadi teman akrab Cal Crutchlow sejak awal balapan. Start yang dilaluinya memang cukup apik dengan melesat ke depan dari posisi lima. Namun, posisinya perlahan melorot setelah tikungan satu Sirkuit Internasional Sepang.
Cal Crutchlow mengakui, motornya kehilangan tenaga justru ketika menurunkan gigi. Sayangnya, kuda besi tersebut juga sulit dihentikan sehingga harus lebih rebah ketika melibas tikungan yang pada akhirnya membuat pembalap berusia 34 tahun itu terjatuh.
"Saya menjalani start yang paling bagus di antara pembalap lain, tetapi motor kehilangan tenaga ketika saya menurunkan gigi. Saya juga sulit menghentikan motor, seperti yang Anda lihat di tikungan terakhir. Ban belakang terkunci dan kemudian mendorong ban depan yang juga terkunci,"papar Cal Crutchlow.
"Kami harus merebahkan motor sedikit untuk mengurangi kecepatan, tetapi saya tidak bisa melakukannya. Segera setelah saya merebahkan motor, kecelakaan terjadi," imbuh pembalap bernomor motor 35 itu.Kegagalan finis di Malaysia sungguh disayangkan karena sepekan sebelumnya, penampilan Cal Crutchlow cukup luar biasa.(int/eca)
Enam pelaku pencurian dengan kekerasan di Jalan Lingkar Pasirpengaraian ditangkap polisi. Aksi mereka sempat meresahkan…
Oknum anggota DPRD Pelalawan jalani pemeriksaan usai ditetapkan tersangka kasus dugaan penggunaan ijazah milik orang…
Dua warga Alam Panjang, Kampar, diamankan usai kepergok mencuri 54 tandan sawit. Pelaku diserahkan warga…
DPUPR Meranti menyusun prioritas peningkatan dan rekonstruksi jalan 2026 pascapergeseran anggaran, sejumlah ruas terpaksa ditunda.
Dishub Kuansing kembali memasang portal jalan di Teluk Kuantan untuk membatasi kendaraan bermuatan berat dan…
PTPN IV PalmCo konsisten mendampingi pemulihan Aceh Tamiang sejak banjir bandang 2025, fokus pada anak,…