Categories: Olahraga

Jika Pelatih Denmark Pakai Baju Hitam, Lawan Harus Hati-Hati

KOPENHAGEN (RIAUPOS.CO) – Hal-hal mengenai seputar mistis dan magis memang tidak terlalu kental, terutama dalam sepakbola di Eropa. Namun, ada yang berbeda acapkali pelatih  Denmark, Kasper Hjulmand, mengenakan baju hangatnya yang berwarna hitam di Piala Eropa 2020.

Terakhir kali Hjulmand terlihat mengenakan baju hangatnya yakni kala Denmark menang tipis atas Republik Ceko dengan skor 2-1 di babak perempatfinal Piala Eropa 2020. Di pertandingan tersebut, Hjulmand awalnya terlihat tidak memakai baju hitamnya, ia hanya mengenakan kemeja putihnya.

Saat itu, anak asuhnya unggul 2-0 berkat gol Tomas Delaney (menit ke-5) dan Kasper Dolberg (42). Hingga tiba-tiba, penyerang Ceko, Patrik Schick, mendapatkan bola manis dari Vladimir Coufal dan mencetak gol ke gawang Denmark (49) untuk mengejar ketertinggalan.

Di tengah situasi tersebut, Hjulmand cepat-cepat mencari baju hangatnya yang berwarna hitam. Ia terlihat kelimpungan dan akhirnya bisa mendapatkan barang yang ia cari dan mengenakannya. Ya, pelatih berusia 49 tahun tersebut kembali terlihat gelap.

Di babak kedua, Danish Dynamite digempur habis-habisan oleh Schick dkk. Akan tetapi serangan demi serangan tak membuahkan hasil hingga akhirnya Denmark menang dengan skor 2-1 dan mendapatkan tiket ke babak semifinal Piala Eropa 2020.

Dalam pertandingan tersebut, ada yang menjadi sorotan selain kemenangan Denmark atas Ceko. Hal tersebut adalah ritual mengganti pakaian yang dilakukan Hjulmand saat gempuran Schick dan kawan-kawan ke lini pertahanan anak asuhnya sedang gencar.

Terlebih, menurut laporan media Denmark, Ekstrabladet, Hjulmand kerapkali memakai baju hangat hitamnya ketika Danish Dynamite meraih kemenangan. Sebagai contoh, saat menghancurkan Rusia 4-1 di fase grup dan membuat Wales tak berdaya dengan skor meyakinkan 4-0 di babak 16 besar Piala Eropa 2020.

Hjulmand sendiri menyangkal hal tersebut merupakan bagian dari ritualnya. Ia berdalih, baju hangat hitamnya sebagai bagian dari kebiasaan dirinya saat menukangi Denmark di lapangan.

"Saya tidak memperhatikan kaus yang saya kenakan,” kata Hjulmand dilansir dari Ekstrabladet, Selasa (6/7/2021).

Tak hanya itu, ia menegaskan bahwa baju hangat hitamnya hanya pakaian biasa yang tidak ada kaitannya dengan takhayul atau mitos. Bahkan, ia mengatakan semua kabar miring tersebut merupakan omong kosong.

“Saya selalu punya alasan logis jika dikaitkan bahwa saya sedikit percaya takhayul, karena itu omong kosong,” ujar Hjulmand.

“Akan tetapi kami menang, bisa jadi saya mungkin memakai baju hitam di Stadion Wembley,” tambahnya.

 Denmark akan bertemu dengan Inggris di babak semifinal Piala Eropa 2020. Danish Dynamite bertekad melaju ke final Piala Eropa 2020 mengingat terakhir kali mereka bermain di partai pamungkas Piala Eropa adalah pada tahun 1992.

Sumber: Ekstrabladet/News/Daily Mail
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

SE Bupati Kuansing Ditempel, Satpol PP Pantau Kafe dan Kedai

Satpol PP Kuansing patroli hari pertama Ramadan, pastikan rumah makan di Teluk Kuantan tutup hingga…

8 jam ago

27 Calon Jemaah Haji Riau Tunda Berangkat 2026, Ini Penyebabnya

Sebanyak 27 calon jemaah haji Riau menunda atau batal berangkat 2026 karena faktor kesehatan dan…

10 jam ago

Jalintim KM 75 Pangkalankerinci Ditimbun, Sistem Buka Tutup Masih Berlaku

Penimbunan Jalintim KM 75 Pangkalankerinci selesai 300 meter, sistem buka tutup masih berlaku hingga proyek…

10 jam ago

Ramadan di Balik Jeruji, Napi Salat Berjamaah di Samping Kepala Lapas

Ratusan napi Lapas Kelas IIA Pekanbaru khusyuk salat Tarawih bersama Kalapas pada malam pertama Ramadan…

11 jam ago

Corporate Gathering Ramadan, Grand Zuri Duri Tawarkan Kuliner Khas Indonesia

Grand Zuri Duri gelar Corporate Gathering Ramadan 2026, perkenalkan konsep “Sajian Nusantara” untuk berbuka puasa.

11 jam ago

PTPN IV Rawat Kearifan Lokal, Balimau Kasai Jadi Simbol Harmoni

PTPN IV Regional III dukung tradisi Balimau Kasai di Tandun, Rokan Hulu, sebagai wujud pelestarian…

14 jam ago