lahir-dari-kecintaan-kepada-nerazzurri
PEKABARU, (RIAUPOS.CO) – Setiap klub bola dunia pastinya memiliki penggemar fanatik. Bahkan, para penggemar yang memiliki dasar kecintaan terhadap sebuah klub membentuk sebuah komunitas. Hal ini untuk memudahkan para penggemar untuk mendapat informasi dan menambah keseruan saat menyaksikan pertandingan tim kesayangan.
Hal inilah yang mendasari Inter Club Indonesia (ICI) terbentuk. Di Kota Pekanbaru sendiri, penggemar fanatik Nerazzurri ini sudah ada sejak 2010 lalu. Terbentuknya ICI Pekanbaru awalnya dipelopori 9 orang saja. Namun siapa sangka, hingga kini ICI Pekanbaru memiliki member lebih dari 200 orang. Hal itu sebagaimana diungkapkan Koordinator Wilayah ICI Pekanbaru Husnul Amri saat berbincang dengan Riau Pos, Sabtu (5/2).
"Member yang terdaftar di ICI Pekanbaru juga terdaftar di Interisti Itali, yang resmi dari Itali. Jumlah member resmi pertahun ini 55 orang, yang tidak teregistrasi 200-an orang," ucap Husnul.
Adapun keuntungan menjadi member ICI, dikatakan Husnul diantaranya mendapatkan potongan langsung 50 persen dari harga tiket pertandingan Inter Milan. Bahkan, member ICI akan mendapat akses ke ruang ganti pemain. Setiap tahunnya ICI Indonesia mengundi 2 orang terdaftar untuk nonton langsung Inter Milan ke Itali secara cuma-cuma. Lantas bagaimana bila ingin menjadi member ICI?
Husnul menerangkan, mekanisme registrasi ada gelombang pendaftaran. Nantinya, para member akan mendapat kompensasi pembayaran, dan mendapat kartu identitas khusus. Member juga akan mendapat merchandise Interclub Indonesia Pusat. "Caranya ikut nonton dan nongkrong bareng. Nanti kita tanyakan apakah benar fans Inter atau bagaimana dan kegiatan tersebut bisa di pantau melalui instagram ICI PEKANBARU, dan disana ada kontak person disana," paparnya.
Adapun agenda rutin ICI Pekanbaru diantaranya mengadakan nonton bareng bila ada pertandingan Inter Milan. Selain itu, member ICI juga kerap mengadakan permainan futsal dan bola bersama. Keseruan berlanjut dengan agenda ngopdar rutin. Untuk agenda nasional, ICI Pekanbaru biasanya aktif ikut gathering nasional dan ada musyawarah pemilihan Presiden Inter Club Indonesia.
"Jika Inter ada main di Asia kami langsung nonton. Sebelum pandemi Inter tour Asia biasanya 2 kali setahun. dan membeli merchandise Inter. Selama pandemi kami tetap laksanakan kegiatan regional yang wajib dan jika biasanya kita nonton bareng itu bersama fans club lainnya. Sekarang kami nonton hanya dari ICI saja. dan di base camp kami pun di Warung Kopi Pak Itam Reborn, kami biasanya nonton disana kami tetap laksanakan protokol kesehatan," pungkasnya.(bay/nda)
Pemkab Rohul mencatat realisasi APBD 2025 sebesar Rp1,9 triliun atau 92,87 persen dan kembali meraih…
Mahasiswa FK Unri mengubah lahan kosong di Teluk Makmur, Dumai, menjadi kebun TOGA produktif untuk…
Disdik Riau mengumumkan 70.616 peserta lulus SPMB 2026. Bagi yang belum diterima, tersedia 2.179 kursi…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 km pada 2026, disertai pembangunan drainase…
Buron 3 tahun kasus 15 kg sabu di Bengkalis berinisial A (48) akhirnya ditangkap Polres…
DPRD Kampar melantik Idris sebagai anggota PAW Fraksi PAN untuk sisa masa jabatan 2024–2029 dalam…