Radja Nainggolan saat membela Inter Milan melawan Empoli di Stadion San Siro, Milan (26/5). (MIGUEL MEDINA/AFP)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Radja Nainggolan dan Inter Milan bak air dan minyak. Terutama semenjak kehadiran Antonio Conte. Gelandang berdarah Indonesia itu terang-terangan menyebutkan bahwa The Godfather –julukan Conte– tidak diperlukan di timnya meski baru semusim berkostum Inter.
Tetapi, tidak ada klub yang bersedia memenuhi market value Nainggolan senilai EUR 28 juta (Rp 441,3 miliar). Akhirnya, Inter mengalah dan bersedia membiarkan Nainggolan pergi meski dengan status pinjaman. Untuk hal tersebut, eks gelandang AS Roma itu memilih klub lamanya, Cagliari.
Nainggolan dijadwalkan tes medis bersama Cagliari besok. Pemain 31 tahun tersebut akan menjalani masa peminjaman bersama Rossoblu –julukan Cagliari– selama semusim. Sebelumnya, karir Nainggolan bersama Cagliari terjalin pada 2010–2014.
"Tentu saja, saya gembira (kembali ke Cagliari, Red) karena sebenarnya saya mendapat banyak tawaran. Sekarang Inter harus menyadari kesalahannya (menyia-nyiakan karirnya, Red)," ucap Nainggolan seperti dilansir Sky Sport Italia.
Padahal, performa pemain 31 tahun itu musim lalu tidak buruk. Dari 36 pertandingan di semua ajang, eks pemain timnas Belgia tersebut mencetak 7 gol dan 3 assist. Dia juga berjasa mengantarkan Inter finis di posisi keempat Serie A yang berujung tiket ke Liga Champions musim 2019–2020.
Yang membuat Conte muak dengan Nainggolan adalah saat dia secara terang-terangan menyatakan tidak betah di Inter dan ingin kembali ke AS Roma. Itu terjadi akhir tahun lalu. Kejadian tersebut sempat membuat Nainggolan diskors Inter sebelum dia menyadari kesalahannya dan memperbaiki attitude-nya.
Hanya, Conte sudah telanjur kesal. Itulah yang membuat Nainggolan menyimpan dendam kepada Inter. Tetapi, dia juga ingin kembali ke Giuseppe Meazza begitu masa peminjamannya bersama Cagliari berakhir musim depan.
"Kontrak saya bersama Inter masih tersisa dua tahun lagi (saat masa peminjaman bersama Cagliari berakhir, Red). Mungkin saja pengalaman saya bersama Inter belum sepenuhnya berakhir," ucapnya kepada FC Inter 1908.
Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi
Mantan Dirut PT SPRH Rahman divonis 11 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI 10…
Kebakaran menghanguskan lima kios di Jalan Belimbing, Pekanbaru. Damkar mengerahkan tujuh armada dan berhasil mencegah…
Kericuhan di DPRD Riau usai rapat Banggar memicu bentrokan dua kubu. Polisi menyelidiki insiden, sementara…
Polres Siak menyebut belum ditemukan tanda kekerasan secara kasat mata pada dokter PPDS yang meninggal.…
Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…
APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…