Categories: Olahraga

SMA Ragunan (PPOP) DKI Jakarta Juara Rajawali Cup II

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tim basket SMA Ragunan (PPOP) DKI Jakarta berhasil menjadi juara mengalahkan SMA Kharisma Bangsa Tangerang Selatan dengan skor 87-54 pada final Rajawali Cup II di GOR Tribuana Pekanbaru, Ahad (4/2).

Kedua tim SMA Ragunan (PPOP) maupun SMA Kharisma Bangsa saling bermain agresif menyerang, dan terus melancarkan serangan, meningkatkan tempo permainan.

Pemain PPOP DKI Jakarta Fahri mengatakan, permainan sangat seru sekali. Apalagi atmosfirnya berbeda jika dibandingkan dengan iven tahun lalu. “Pada final melawan Kharisma Bangsa permainannya seru, jadi bisa menyaingi tim kita juga. Harapannya ke depan iven seperti ini bisa terus berlanjut hingga tahun-tahun berikutnya,” ujar Fahri.

Ketua Rajawali Basketball Club Pekanbaru sekaligus Wakil Ketua Panitia Juaris Firdaus mengungkapkan, partai final antara PPOP dan Kharisma Bangsa awalnya berimbang pada kuarter pertama dan kedua, masih bisa mengimbangi permainan PPOP.

Lanjutnya, tetapi pada kuarter ketiga dan keempat SMA Kharisma Bangsa sudah mulai kedodoran meladeni permainan PPOP. Akurasi tembakan dari para pemain Kharisma Bangsa banyak yang mis, apalagi PPOP terus menekan, sehingga Kharisma Bangsa tidak bisa keluar dari tekanan.

“Jadi, permainan PPOP semakin berkembang, akibatnya SMA Kharisma Bangsa tertinggal cukup jauh,” ujar Juaris.

Kadispora Riau Erisman Yahya yang hadir pada partai final mengapresiasi adanya iven Rajawali Cup II yang telah sukses terselenggara. Menurutnya, animo masyarakat terhadap Rajawali Cup II di Pekanbaru ini sangat tinggi.

“Meskipun belum ada anak-anak kita yang lolos ke partai final pada iven ini, tetapi anak-anak kita ikut dalam pertandingan ini. Untuk itu kami apresiasi karena ini adalah kegiatan yang positif. Utuk itu perlu kita dukung secara bersama-sama,” ujar Erisman.

Erisman berharap ke depannya, semakin banyak iven olahraga yang terselenggara. Mungkin tidak hanya di iven olahraga basket saja, tetapi juga bisa di iven olahraga lainnya. Sehingga waktu generasi mudah untuk hal-hal positif lebih baik dan lebih banyak berguna untuk hal-hal seperti ini.

Pada perebutan juara III keluar sebagai pemenang SMA Santu Petrus Pontianak usai menaklukkan SMAN 2 Bandung dengan skor 71-55.(eca)

Laporan Dofi Iskandar, Pekanbaru

Redaksi

Recent Posts

Pengembang The Peak Hotel Pekanbaru Dinyatakan Pailit, Begini Nasib Pemilik Apartemen

PT Asialand dinyatakan pailit. Kurator mulai mendata aset, sementara nasib pemilik The Peak dan kreditur…

3 jam ago

Kelebihan Bayar Seragam SMAN di Riau, Sejumlah Kepala Sekolah Dipanggil untuk Diperiksa

Kasus kelebihan bayar seragam SMAN di Riau memasuki pemeriksaan disiplin. PNS yang terbukti melanggar terancam…

3 jam ago

Hasil Tes Negatif, Monyet yang Ditangkap Usai Serang Warga Tembilahan Masih Diobservasi

Monyet yang ditangkap usai menyerang warga Tembilahan negatif tiga penyakit zoonosis, tetapi masih menjalani observasi…

3 jam ago

Gugatan Cerai Rezita Meylani terhadap Yopi Arianto Masuk Mediasi, Tergugat Tak Hadir

Rezita Meylani menggugat cerai Yopi Arianto di PA Rengat. Proses mediasi berlangsung, namun belum menghasilkan…

4 jam ago

Kuansing Dapat Tambahan Dana Rp70 Miliar, Gaji PPPK dan TPP ASN Jadi Prioritas

Kuansing mendapat tambahan dana Rp70 miliar dari Kemenkeu. Dana diprioritaskan untuk gaji ASN, PPPK, dan…

20 jam ago

290 Bilik Santri Ludes Terbakar, Bupati Kampar Langsung Turun ke Ponpes Syekh Burhanuddin

Kebakaran menghanguskan 290 bilik santri Ponpes Syekh Burhanuddin Kampar. Pemkab bergerak cepat mendirikan tenda dan…

20 jam ago