Categories: Olahraga

Anak Riau Raih Emas Bersejarah Bulutangkis Ganda Putri Paralimpide

TOKYO (RIAUPOS.CO) Sejarah besar tercipta dari arena Paralimpiade Tokyo 2020. Ganda putri para-badminton kelas SL3–SU5 Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah meraih emas Paralimpiade Tokyo 2020. Indonesia patut berbangga, khususnya Riau sebab, Leani, merupakan anak kelahiran Kampar, 30 tahun silam.

Pada partai final di Yoyogi National Gymnasium, Tokyo hari ini (4/9), mereka mengalahkan ganda Cina yang merupakan pasangan nomor dua dunia Cheng Hefang/Ma Huihui.

Ratri/Alim menang straight game dengan skor 21-18 dan 21-12. Pasangan Indonesia yang merupakan ganda putri nomor satu dunia itu memungkasi pertandingan dalam tempo 32 menit.

Ini adalah medali pertama kontingen Indonesia pada Paralimpiade Tokyo 2020. Selain itu, Ratri/Alim menjadi orang Indonesia pertama yang meraih emas para-badminton di Olimpiade.

Ratri/Alim juga memutus masa puasa Indonesia yang tidak pernah meraih emas dalam 41 tahun terakhir.

Pada game pertama, Ratri/Alim terus mengendalikan permainan dan unggul 11-9, 15-14, 17-14, 19-15, dan mencapai game point dalam situasi 20-17. Ratri/Alim menutup game pertama dengan kemenangan 21-18.

Pada awal game kedua, Ratri/Alim tertinggal 4-8. Namun, mereka mampu bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 8-8. Ratri/Alim mencapai interval lebih dulu dalam kondisi 11-9 dan terus berlari sampai tidak terkejar lawan.

Sumbangan emas Ratri/Alim disambut gembira oleh Chef de Mission kontingen Indonesia, Andi Herman. 

“Luar biasa, luar biasa, dan luar biasa. Itulah hasil maksimal yang diraih pemain Indonesia karena berhasil meraih medali emas pertama bagi kontingen Indonesia,” ucap Andi Herman dalam siaran pers NPC Indonesia.

Ungkapan kegembiraan dan rasa syukur juga disampaikan Ketua NPC Indonesia Senny Marbun.

“Luar biasa. Sejak kita pertama kali datang ke Tokyo, medali emas inilah yang kita harapkan. Akhirnya kita pecah telur dengan berhasil meraih emas,” kata Senny.

“Terima kasih kepada Tuhan dan terima kasih atas dukungan seluruh masyarakat Indonesia atas raihan medali emas ini. Semoga besok atas izin Tuhan, kita akan meraih medali emas lagi,” tambah Senny.

Sebelum medali emas yang diraih Ratri/Alim, Indonesia telah menambah satu medali perak juga dari para bulu tangkis tunggal putra SU5 melalui Dheva Anrimusti dan perunggu dari Suryo Nugroho.

Kesempatan Indonesia untuk menambah medali emas masih terbuka lebar. Masih ada dua wakil Indonesia yang akan tampil di dua nomor final.

Ratri akan tampil di final tunggal putri SL4 melawan pemain Cina, Cheng Hefang pada pukul 07.00 WIB.

Ratri kemudian akan kembali tampil di final ganda campuran SL3-SU5 berpasangan dangan Hary Susanto. Mereka melawan pasangan Prancis, Mazur Lucas/ Noel Faustine pada pukul 10.15 WIB.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Eka G Putra

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Kapolda Riau Tinjau TKP Gajah Sumatera Dibunuh, Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah

Kapolda Riau meninjau TKP dugaan pembunuhan gajah sumatera di Pelalawan dan memastikan penyelidikan dilakukan serius…

9 jam ago

Tradisi Mandi Balimau 2026, Muara Lembu Disiapkan Jadi Lokasi Utama

Pemkab Kuansing merencanakan tradisi mandi balimau jelang Ramadan dipusatkan di Kelurahan Muara Lembu, namun masih…

9 jam ago

Meriah! Festival Perang Air Selatpanjang Digelar 17–22 Februari, Resmi Masuk KEN 2026

Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…

2 hari ago

Pria 46 Tahun di Inhu Diamankan Polisi, Diduga Cabuli Anak Tiri yang Masih Balita

Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…

2 hari ago

Pustu Tak Layak, Warga Desa Patah Parang Terpaksa Melahirkan di Kantor Desa

Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…

2 hari ago

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

2 hari ago