PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kembali ditundanya kompetisi Liga 2 Indonesia hingga Februari 2021 dirasakan klub peserta sebagai tekanan yang cukup berat. Lantaran, selain kemampuan pemain yang dikhawatirkan menurun, potensi yang dimiliki juga terancam.
Bagi PSPS Riau, tentunya dengan batalnya lanjutan liga 2 karena pandemi COVID-19 ini, mereka harus melakukan recovery ulang pemain sebelum gelaran dilanjutkan nantinya.
"Saat ini kita sudah liburkan pemain sampai batas waktu yang tidak ditentukan," kata Media Officer PSPS Riau, M Teza Taufik, kepada RiauPos.co, Selasa (3/11).
Para pemain Askar Bertuah ini akan dikumpulkan kembali ke markasnya di Pekanbaru setelah keputusan liga benar-benar valid dilaksanakan. Sebagai tuan rumah di grup C, mereka tentunya merasa kecewa lantaran kompetisi yang belum juga dapat digelar.
"Pemain akan kembali sampai ada kejelasan perihal putaran kompetisi liga 2 nanti," ujarnya.
Saat ini, para punggawa PSPS Riau sebagian besar sudah kembali ke kampung halamannya masing-masing. Namun demikian, mereka tetap disarankan untuk melakukan latihan mandiri agar mampu menjaga potensi yang dimiliki.
Laporan: Panji A Syuhada (Pekanbaru)
Editor: E Sulaiman
Tukang ojek di Bengkalis dibacok penumpang menggunakan parang setelah mengantar ke Desa Kembung Baru. Korban…
Prabowo mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari Menteri Keuangan dan melantik Suahasil Nazara sebagai penggantinya pada…
Sekitar 3.500 Pramuka mengikuti Apel Hari Pramuka ke-65 di Pekanbaru. Wako Agung Nugroho mendorong aksi…
Kabut asap di Pekanbaru membuat jarak pandang hanya 1.600 meter. Citilink QG936 sempat holding sebelum…
Ketua DPRD Kepulauan Meranti meminta semua pihak menghormati proses hukum Kejari terkait dugaan korupsi anggaran…
HSBL 2026 Pekanbaru Series memasuki hari kedua dengan delapan pertandingan di GOR Tribuana, termasuk laga…