PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kembali ditundanya kompetisi Liga 2 Indonesia hingga Februari 2021 dirasakan klub peserta sebagai tekanan yang cukup berat. Lantaran, selain kemampuan pemain yang dikhawatirkan menurun, potensi yang dimiliki juga terancam.
Bagi PSPS Riau, tentunya dengan batalnya lanjutan liga 2 karena pandemi COVID-19 ini, mereka harus melakukan recovery ulang pemain sebelum gelaran dilanjutkan nantinya.
"Saat ini kita sudah liburkan pemain sampai batas waktu yang tidak ditentukan," kata Media Officer PSPS Riau, M Teza Taufik, kepada RiauPos.co, Selasa (3/11).
Para pemain Askar Bertuah ini akan dikumpulkan kembali ke markasnya di Pekanbaru setelah keputusan liga benar-benar valid dilaksanakan. Sebagai tuan rumah di grup C, mereka tentunya merasa kecewa lantaran kompetisi yang belum juga dapat digelar.
"Pemain akan kembali sampai ada kejelasan perihal putaran kompetisi liga 2 nanti," ujarnya.
Saat ini, para punggawa PSPS Riau sebagian besar sudah kembali ke kampung halamannya masing-masing. Namun demikian, mereka tetap disarankan untuk melakukan latihan mandiri agar mampu menjaga potensi yang dimiliki.
Laporan: Panji A Syuhada (Pekanbaru)
Editor: E Sulaiman
Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…
Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.
Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.
Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…
Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…
SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.