Categories: Olahraga

Ganda Nomor 1 Dunia Junior Akan Dievaluasi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Ambisi Teges Satriaji Cahyo Hutomo/Indah Cahya Sari Jamil untuk membuat kejutan di PBSI Home Tournament tidak tercapai. Pasangan ganda campuran muda itu belum bisa mengatasi para seniornya.

Dalam babak penyisihan Grup D kemarin (1/7), Teges/Indah menelan dua kekalahan.

Pada pertandingan pertama, Teges/Indah kalah oleh Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja dengan skor 15-21, 10-21. Lalu, pada pertandingan kedua, pasangan yang telah merebut dua gelar itu takluk dengan skor 11-21, 10-21. Dengan hasil tersebut, peluang mereka ke perempat final sirna. Teges/Indah berada di dasar klasemen grup D yang juga dianggap grup neraka.

Indah, pemain ganda campuran junior no 1 dunia itu mengatakan bahwa banyak yang harus diperbaiki ke depan. Dia mengakui penampilannya dengan Teges kurang baik.

"Banyak pelajaran yang bisa diambil dalam pertandingan hari ini (kemarin, Red). Ini jadi evaluasi kami agar jangan terlalu puas dengan pencapaian yang ada. Harus mau terus bersaing dan memperbanyak pengalaman," tutur peraih gelar Dutch Junior International 2020 dan German Junior 2020 itu.

Teges/Indah sempat memberikan perlawanan pada awal pertandingan. Baik saat melawan Hafiz/Gloria maupun Akbar/Winny. Indah sering memberikan placing bola yang tipis dan tidak dapat diprediksi, sedangkan Teges cukup bagus meng-cover area belakang.

Namun, itu tidak berlangsung lama. Begitu mencapai interval, mereka kendur. Selain faktor kalah pengalaman, Teges/Indah tidak dapat menjaga konsistensi penampilan.

Melihat penampilan Teges/Indah, Hafiz menilai sebenarnya pasangan tersebut memiliki potensi besar. "Hanya, mereka belum konsisten menerapkan pola main," kata Hafiz.

"Sebetulnya mereka punya pola yang bagus, tetapi belum bisa tahan. Celah itu yang kami manfaatkan tadi," lanjut dia.

Hal yang sama terjadi pada pertandingan kedua melawan Akbar/Winny. Bahkan, performa Teges/Indah lebih menurun. "Kami tidak menyangka bisa menang mudah. Tadi kami bermain menyerang dan nggak memberi kesempatan sama sekali. Karena kalau dikasih angin, mereka jadi percaya diri lagi," imbuh Teges.

Winny sempat berpikir akan mendapat perlawanan sengit dari Teges/Indah. Hal itu dilihat dari capaian juniornya tersebut tahun ini. Meski baru dipasangkan pada awal tahun, Teges/Indah punya performa yang cukup baik.

"Kami sama-sama tahu karena sering latihan bersama dan diacak. Kadang sama mereka juga (Teges/Indah)," ungkap Winny.

"Mungkin karena mereka masih junior. Tadi (kemarin) mereka tegang dan tidak bisa keluar dari tekanan," tambah pemain yang tahun lalu berpasangan dengan Tontowi Ahmad tersebut.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

SE Bupati Kuansing Ditempel, Satpol PP Pantau Kafe dan Kedai

Satpol PP Kuansing patroli hari pertama Ramadan, pastikan rumah makan di Teluk Kuantan tutup hingga…

16 jam ago

27 Calon Jemaah Haji Riau Tunda Berangkat 2026, Ini Penyebabnya

Sebanyak 27 calon jemaah haji Riau menunda atau batal berangkat 2026 karena faktor kesehatan dan…

18 jam ago

Jalintim KM 75 Pangkalankerinci Ditimbun, Sistem Buka Tutup Masih Berlaku

Penimbunan Jalintim KM 75 Pangkalankerinci selesai 300 meter, sistem buka tutup masih berlaku hingga proyek…

19 jam ago

Ramadan di Balik Jeruji, Napi Salat Berjamaah di Samping Kepala Lapas

Ratusan napi Lapas Kelas IIA Pekanbaru khusyuk salat Tarawih bersama Kalapas pada malam pertama Ramadan…

20 jam ago

Corporate Gathering Ramadan, Grand Zuri Duri Tawarkan Kuliner Khas Indonesia

Grand Zuri Duri gelar Corporate Gathering Ramadan 2026, perkenalkan konsep “Sajian Nusantara” untuk berbuka puasa.

20 jam ago

PTPN IV Rawat Kearifan Lokal, Balimau Kasai Jadi Simbol Harmoni

PTPN IV Regional III dukung tradisi Balimau Kasai di Tandun, Rokan Hulu, sebagai wujud pelestarian…

23 jam ago